
Langkah Cepat Prajurit Kostrad di Arena Lari, Tiga Atlet Divif 1 Bawa Pulang Gelar Juara Nasional
Cilodong – Di balik rutinitas latihan militer yang keras dan disiplin tinggi, prajurit Divisi Infanteri 1 Kostrad kembali membuktikan kemampuan mereka di panggung olahraga nasional. Dalam dua kejuaraan lari yang berlangsung pada akhir pekan di Tangerang dan Surakarta, tiga personel berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan merebut posisi tertinggi di kelas masing-masing.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan jasmani yang diterapkan di lingkungan Divif 1 Kostrad tidak hanya membentuk kesiapan tempur, tetapi juga melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level kompetisi terbuka.
Sorotan pertama datang dari ajang Run4U 2026 di Tangerang. Praka Doby, prajurit Yonif 328/Dirgahayu, tampil dominan pada nomor 5 kilometer dengan menyelesaikan perlombaan dalam waktu 16 menit 30 detik. Performa stabil yang ditunjukkannya sejak awal lomba membuatnya mampu meninggalkan para pesaing hingga garis akhir.
Tidak lama berselang, Praka Nainggolan dari Yonif 323/Buaya Putih turut mempersembahkan prestasi dengan menjadi juara pada kategori 10 kilometer. Catatan waktu 33 menit 02 detik menjadi bukti kualitas pembinaan fisik yang dijalani selama bertugas di satuan.
Sementara di Kota Surakarta, Sertu Danu Ma’arif dari Yonarhanud 1/Purwa Bajra Cakti menambah daftar kemenangan Divif 1 Kostrad dengan finis tercepat pada Semanggi 5K 2026. Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan konsistensi para atlet militer dalam menjaga performa di tengah padatnya tugas kedinasan.
Prestasi yang diraih ketiga prajurit tersebut tidak lahir secara instan. Di balik kemenangan yang diraih, terdapat proses panjang berupa latihan rutin, pembinaan fisik yang terukur, serta disiplin tinggi yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seorang prajurit.
Bagi Divif 1 Kostrad, olahraga bukan sekadar aktivitas pendukung, melainkan salah satu instrumen penting dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan memiliki daya saing. Kondisi fisik yang prima diyakini menjadi modal utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas sekaligus membuka peluang meraih prestasi di berbagai bidang.
Pimpinan Divif 1 Kostrad memberikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap keberhasilan para atlet dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan potensi diri. Semangat berprestasi dinilai harus tumbuh berdampingan dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dominasi yang ditunjukkan di dua kota sekaligus memperlihatkan bahwa kualitas prajurit tidak hanya tercermin saat menjalankan tugas negara, tetapi juga ketika membawa nama institusi dalam kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme.
Dengan hasil tersebut, Divif 1 Kostrad semakin mempertegas komitmennya dalam membangun budaya unggul melalui pembinaan yang berkesinambungan, sehingga lahir lebih banyak prajurit yang mampu menginspirasi sekaligus mengharumkan nama Indonesia di berbagai arena.
Prestasi di lintasan lari bukan sekadar soal kecepatan, melainkan buah dari disiplin, konsistensi, dan tekad yang ditempa setiap hari dalam kehidupan seorang prajurit.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi



