
Tak Menunggu di Pos, Satgas Yonarmed 12 Kostrad Pilih Menyapa dan Mengobati Warga Hingga Pelosok Desa
Belu – Di Desa Nanaenoe, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, kehadiran personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad tidak hanya identik dengan tugas menjaga garis batas negara. Dengan membawa perlengkapan medis sederhana, para prajurit justru menyusuri jalan-jalan desa dan mengetuk pintu rumah warga untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Program pelayanan kesehatan keliling yang dijalankan Pos Nanaenoe menjadi salah satu bentuk pendekatan langsung kepada masyarakat. Tidak menunggu warga datang mencari pertolongan, tim kesehatan Satgas memilih mendatangi mereka, terutama kelompok lanjut usia, anak-anak, dan warga yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan akibat kondisi geografis.
Di setiap rumah yang disinggahi, personel melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, memberikan pengobatan ringan, membersihkan luka, hingga memberikan saran medis sesuai kondisi yang ditemukan. Pendekatan ini membuat pelayanan menjadi lebih personal dan memungkinkan deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan yang dialami warga.
Komandan Pos Nanaenoe, Serka Warianto, mengatakan bahwa kesehatan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun wilayah perbatasan yang tangguh. Menurutnya, menjaga keamanan dan membantu meningkatkan kualitas hidup warga harus berjalan beriringan.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir di tengah mereka. Tidak hanya menjaga wilayah, tetapi juga membantu ketika ada kebutuhan yang bisa kami layani, termasuk di bidang kesehatan,” katanya.
Selain pemeriksaan medis, personel Satgas memanfaatkan setiap kunjungan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, kebersihan lingkungan, serta perlunya pemeriksaan sejak dini apabila muncul gejala penyakit.
Bagi masyarakat Desa Nanaenoe, pelayanan tersebut memberikan kemudahan yang sangat berarti. Warga yang sebelumnya harus mempertimbangkan biaya dan waktu perjalanan menuju fasilitas kesehatan kini dapat memperoleh layanan langsung di lingkungan tempat tinggal mereka.
Suasana akrab terlihat selama kegiatan berlangsung. Tidak sedikit warga yang mengajak personel berbincang mengenai kehidupan sehari-hari, menciptakan hubungan yang lebih dekat antara prajurit dan masyarakat. Kedekatan inilah yang selama ini menjadi salah satu kekuatan dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat di kawasan perbatasan.
Program kesehatan keliling ini juga menunjukkan bahwa pengabdian di wilayah terluar Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui patroli dan pengamanan, tetapi juga lewat aksi sosial yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan terus menghadirkan pelayanan secara langsung, Satgas Yonarmed 12 Kostrad berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan semakin meningkat dan akses terhadap layanan medis dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh warga.
Di tengah berbagai keterbatasan yang masih dihadapi kawasan perbatasan, langkah sederhana berupa kunjungan dari rumah ke rumah menjadi bukti bahwa perhatian dan kepedulian mampu menghadirkan perubahan yang berarti.
Di ujung timur negeri, setiap langkah prajurit menuju rumah warga bukan hanya membawa obat dan pemeriksaan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, harapan, dan keyakinan bahwa negara tidak pernah jauh dari rakyatnya.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi



