
Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Bawa Misi Gizi ke Sekolah Perbatasan, Dorong Anak-Anak Tumbuh Sehat dan Percaya Diri
Kupang – Upaya meningkatkan kualitas generasi muda di wilayah perbatasan tidak hanya dilakukan melalui pendidikan di ruang kelas, tetapi juga dengan memastikan kebutuhan nutrisi mereka terpenuhi. Atas dasar itu, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Oepoli Sungai menginisiasi pembagian makanan bergizi kepada para siswa UPTD SDN Amfoang Timur di Desa Natemnanu, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan sosial yang mengedepankan kesehatan anak sebagai fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Personel Satgas terlibat langsung sejak tahap persiapan hingga distribusi makanan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat antara prajurit, guru, dan para pelajar.
Komandan Pos Oepoli Sungai, Letda Cba Rofid, mengatakan bahwa perhatian terhadap asupan gizi anak merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi penerus bangsa.
“Anak-anak membutuhkan energi dan nutrisi yang cukup untuk belajar, bermain, dan berkembang dengan baik. Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan dukungan nyata agar mereka memiliki kesempatan tumbuh menjadi generasi yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Di sela pembagian makanan, personel Satgas juga memberikan pemahaman sederhana mengenai pentingnya pola makan seimbang dan kebiasaan hidup sehat. Anak-anak diajak mengenal manfaat mengonsumsi makanan bergizi serta pentingnya menjaga kesehatan sebagai bekal meraih prestasi di sekolah.
Raut bahagia tampak dari wajah para siswa ketika menerima makanan yang dibagikan. Bagi mereka, kegiatan tersebut bukan hanya menghadirkan tambahan asupan nutrisi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga karena dapat berinteraksi langsung dengan anggota TNI yang datang membawa semangat dan motivasi.
Guru-guru di sekolah menyambut positif program tersebut. Mereka menilai kondisi kesehatan yang baik memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan belajar siswa, sehingga dukungan seperti ini dapat menjadi pelengkap bagi upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah perbatasan.
Program pembagian makanan bergizi juga menjadi refleksi bahwa pengabdian Satgas tidak terbatas pada tugas menjaga keamanan wilayah. Melalui aksi nyata di bidang sosial, para prajurit ikut mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal.
Interaksi yang terjalin selama kegiatan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran personel di sekolah memberikan pesan bahwa negara tidak hanya hadir melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui perhatian terhadap kebutuhan dasar generasi muda.
Di kawasan yang berbatasan langsung dengan negara lain, investasi pada kesehatan dan pendidikan anak dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat masa depan daerah. Dengan tubuh yang sehat dan semangat belajar yang tinggi, anak-anak diharapkan mampu menjadi agen perubahan bagi lingkungan mereka.
Satgas Yonarhanud 2 Kostrad berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah perbatasan. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat, mandiri, dan siap membangun Indonesia dari wilayah terdepan.
Ketika sepiring makanan bergizi disajikan dengan penuh kepedulian, yang tumbuh bukan hanya kesehatan anak-anak, tetapi juga keyakinan bahwa masa depan mereka layak diperjuangkan bersama.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi



