
Pangdivif 2 Kostrad Temui Keluarga Yonif 411, Tegaskan Dukungan Moral Menjadi Kunci Keberhasilan Penugasan
Salatiga – Di balik keberhasilan seorang prajurit menjalankan tugas di daerah operasi, terdapat keluarga yang setia memberikan doa, dukungan, dan keteguhan hati dari rumah. Kesadaran itulah yang mendorong Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, melakukan kunjungan kepada keluarga prajurit Yonif 411/Pandawa yang tengah menjalankan penugasan negara.
Kunjungan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi bentuk perhatian langsung pimpinan terhadap kondisi keluarga yang ditinggalkan. Selain bersilaturahmi, Pangdivif juga ingin memastikan bahwa para istri dan anak prajurit tetap mendapatkan pendampingan serta motivasi selama anggota keluarganya bertugas di lapangan.
Dalam dialog bersama keluarga besar Yonif 411 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menekankan bahwa ketenangan di rumah memiliki pengaruh besar terhadap fokus dan keberhasilan prajurit saat menjalankan tugas di wilayah operasi. Menurutnya, dukungan moral dari keluarga merupakan kekuatan yang tidak tergantikan.
Ia mengajak seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana dan keluarga prajurit untuk terus menjaga komunikasi, saling menguatkan, serta menciptakan suasana yang harmonis sehingga para prajurit dapat melaksanakan amanah negara tanpa dibebani kekhawatiran terhadap kondisi di rumah.
Tidak hanya berbicara mengenai dukungan emosional, Pangdivif juga memberikan perhatian terhadap aspek kesejahteraan keluarga. Ia mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan secara cermat agar kebutuhan sehari-hari, pendidikan anak, dan rencana masa depan dapat dipersiapkan dengan baik.
Menurutnya, kemampuan mengatur keuangan keluarga menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi rumah tangga, terutama ketika kepala keluarga sedang menjalankan penugasan dalam waktu yang cukup lama.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif turut mengajak keluarga prajurit untuk semakin bijak memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Literasi digital dan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab dinilai penting untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak benar sekaligus menjaga citra positif keluarga besar TNI.
Kehadiran pimpinan di tengah keluarga prajurit mendapat sambutan hangat dari para anggota Persit dan keluarga Yonif 411. Mereka mengaku merasa diperhatikan dan memperoleh motivasi untuk terus mendukung anggota keluarga yang sedang mengemban tugas negara.
Bagi Divif 2 Kostrad, perhatian terhadap keluarga prajurit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan personel. Dengan kondisi keluarga yang terjaga, prajurit di daerah operasi diharapkan dapat bekerja lebih fokus, tenang, dan maksimal dalam melaksanakan setiap amanah yang diberikan.
Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada negara bukan hanya dilakukan oleh mereka yang berada di medan tugas, tetapi juga oleh keluarga yang dengan penuh kesabaran memberikan dukungan dari rumah.
Ketika seorang prajurit menjaga kedaulatan di garis depan, keluarganya menjaga kekuatan hati yang menjadi bekal utama dalam setiap pengabdian.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi



