
Jumat Berkah di Perbatasan, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Tanamkan Nilai Kepedulian Lewat Aksi Berbagi untuk Pelajar
TTU, NTT – Tidak semua pengabdian diwujudkan melalui tugas pengamanan dan patroli wilayah. Di Desa Oeolo, Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara, personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad memilih menebarkan kepedulian melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan anak-anak sekolah.
Melalui program Jumat Berkah, personel Pos Haumeniana membagikan bubur kepada para pelajar sebagai bentuk perhatian terhadap generasi muda di kawasan perbatasan. Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi salah satu upaya Satgas untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi nyata yang sederhana namun bermakna.
Pagi itu, suasana sekolah tampak berbeda. Kehadiran para prajurit disambut antusias oleh para siswa yang dengan tertib mengikuti kegiatan. Senyum dan tawa anak-anak mewarnai momen kebersamaan saat bubur hangat dibagikan satu per satu kepada mereka.
Bagi Satgas Yonarhanud 2 Kostrad, kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi makanan. Lebih dari itu, aksi sosial tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, mempererat hubungan emosional dengan masyarakat, serta menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat.
Danpos Haumeniana, Serka Sulthon, mengatakan bahwa perhatian terhadap pelajar merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa, khususnya di wilayah perbatasan.
“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa mereka mendapat perhatian dan dukungan. Semoga kegiatan sederhana ini dapat memberikan kebahagiaan sekaligus menambah semangat mereka untuk belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Menurutnya, anak-anak merupakan aset bangsa yang harus terus didorong agar memiliki motivasi dan keyakinan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, kehadiran Satgas tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga pada kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Selain membagikan bubur, personel Satgas juga menyempatkan diri berbincang dengan para siswa. Dalam suasana santai, mereka memberikan motivasi tentang pentingnya pendidikan, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan personel Satgas. Kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan pengalaman positif bagi para siswa sekaligus memperkuat hubungan baik antara lingkungan pendidikan dan TNI.
Aksi sosial ini menjadi bagian dari berbagai program kemasyarakatan yang selama ini dijalankan Satgas Yonarhanud 2 Kostrad. Selain kegiatan pendidikan, personel Satgas juga aktif dalam pelayanan kesehatan, pendampingan pertanian, kegiatan keagamaan, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.
Melalui pendekatan yang humanis, Satgas berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan. Kehadiran prajurit tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan negara, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
Kegiatan Jumat Berkah ini kembali menunjukkan bahwa hubungan antara TNI dan rakyat dibangun melalui kepedulian, kebersamaan, dan rasa saling mendukung. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat persatuan dan membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Di sebuah sekolah sederhana di perbatasan negeri, semangkuk bubur menjadi simbol kasih dan kepedulian. Dari tangan para prajurit kepada para pelajar, tersampaikan pesan bahwa masa depan bangsa harus dirawat dengan perhatian, kebersamaan, dan harapan yang tidak pernah padam.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi



