
Petarung Kostrad Tak Terbendung, Atlet Yonarhanud 16 Sapu Emas di Kejuaraan Muaythai Sulawesi Selatan
Makassar – Nama Yonarhanud 16/Satria Bhuana Cakti (SBC) Kostrad kembali mencuri perhatian di dunia olahraga bela diri. Dua atlet andalannya sukses tampil dominan dan membawa pulang gelar juara pada ajang Open Tournament Muaythai Sulsel Series I Tahun 2026, yang digelar di Makassar dan diikuti ratusan peserta dari berbagai sasana serta komunitas Muaythai di Sulawesi Selatan.
Keberhasilan tersebut diraih melalui penampilan meyakinkan Prada Muh. Gifari di kelas 60 kilogram senior putra dan Pratu Salman Soamole di kelas 57 kilogram senior putra. Keduanya berhasil melewati setiap pertandingan dengan performa yang konsisten hingga akhirnya mengamankan posisi tertinggi di kelas masing-masing.
Ajang yang berlangsung selama dua hari itu menjadi panggung pembuktian bagi para atlet muda berbakat. Di tengah persaingan yang ketat, kedua prajurit Kostrad mampu menunjukkan kualitas teknik bertarung, ketahanan fisik, serta mental juara yang terasah melalui latihan yang disiplin dan berkesinambungan.
Prada Muh. Gifari tampil agresif sejak awal pertandingan. Dengan kombinasi serangan yang efektif dan kemampuan membaca pergerakan lawan, ia mampu mengendalikan jalannya laga hingga meraih kemenangan yang membawanya ke podium juara.
Sementara itu, Pratu Salman Soamole menunjukkan kelasnya sebagai petarung yang tangguh dan penuh determinasi. Ketenangan dalam menghadapi tekanan pertandingan menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkannya meraih medali emas pada kategori yang diikutinya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di lingkungan Yonarhanud 16 Kostrad berjalan dengan baik. Selain fokus pada tugas pokok sebagai prajurit pertahanan udara, satuan juga memberikan ruang bagi personel untuk mengembangkan potensi dan bakat di bidang olahraga.
Keberhasilan di arena Muaythai tidak hanya membawa kebanggaan bagi para atlet yang bertanding, tetapi juga menjadi representasi kualitas sumber daya manusia Kostrad yang mampu berprestasi di berbagai bidang. Semangat disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah yang menjadi ciri khas prajurit terbukti mampu diterjemahkan menjadi prestasi di arena kompetisi.
Bagi Yonarhanud 16/SBC Kostrad, kemenangan ini bukan sekadar koleksi medali. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan mendorong lahirnya generasi petarung baru yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Prestasi yang diraih juga memperlihatkan bahwa olahraga bela diri memiliki peran penting dalam membentuk karakter prajurit. Selain meningkatkan kebugaran fisik, Muaythai melatih keberanian, ketahanan mental, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi yang penuh tekanan.
Dengan hasil yang diraih pada Open Tournament Muaythai Sulsel Series I 2026, Yonarhanud 16 Kostrad semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu satuan yang konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi. Dukungan terhadap pengembangan olahraga di lingkungan satuan pun akan terus diperkuat sebagai bagian dari pembinaan personel yang berkelanjutan.
Dari atas ring di Makassar, dua prajurit Yonarhanud 16 Kostrad mengirimkan pesan kuat bahwa kemenangan tidak lahir dari keberuntungan. Ia dibangun melalui latihan tanpa henti, disiplin yang terjaga, dan keberanian untuk menghadapi setiap tantangan hingga peluit akhir berbunyi.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi



