
Bangun Satuan yang Solid dari Dalam, Pangdivif 1 Kostrad Tekankan Integritas dan Kebersamaan Saat Kunjungi Yonarmed 13/Nanggala
Sukabumi – Kekuatan sebuah satuan militer tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan persenjataan atau kemampuan tempur prajuritnya. Di balik kesiapan operasional, terdapat nilai kebersamaan, disiplin, dan integritas yang menjadi fondasi utama organisasi. Pesan itulah yang disampaikan Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, S.E., M.H.I., saat melakukan kunjungan kerja ke Markas Yonarmed 13/Nanggala Kostrad di Sukabumi.
Didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad, Ny. Ira Fikri Musmar, Pangdivif bertemu langsung dengan prajurit dan keluarga besar satuan. Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari agenda pembinaan organisasi, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Yonarmed 13/Nanggala Kostrad.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar menegaskan bahwa profesionalisme prajurit harus diawali dari terciptanya hubungan yang harmonis di dalam satuan. Ia mengajak seluruh personel untuk membangun budaya saling menghormati, menjaga komunikasi yang baik, serta menghilangkan sekat-sekat yang dapat mengurangi soliditas organisasi.
Menurut Pangdivif, keberagaman latar belakang, usia, maupun pangkat seharusnya menjadi kekuatan yang memperkaya organisasi, bukan menjadi alasan munculnya perbedaan perlakuan. Kebersamaan dan rasa memiliki terhadap satuan dinilai sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks.
Selain membahas pentingnya soliditas, Pangdivif juga mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga disiplin dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kehormatan diri maupun institusi. Ia menekankan bahwa setiap tindakan seorang prajurit akan mencerminkan citra TNI di mata masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, para prajurit juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dan memahami tugas serta tanggung jawab sesuai bidang masing-masing. Kemampuan teknis yang baik, menurutnya, harus dibarengi dengan integritas, loyalitas, dan dedikasi agar mampu menghasilkan kinerja yang optimal.
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara pimpinan dengan prajurit di tingkat satuan. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai masukan dan aspirasi dapat tersampaikan sehingga pembinaan personel dapat berjalan lebih efektif.
Kehadiran Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad juga memberikan perhatian kepada keluarga besar prajurit. Dukungan keluarga dipandang sebagai faktor penting dalam menjaga semangat dan stabilitas psikologis personel ketika menjalankan tugas negara.
Melalui kunjungan tersebut, Pangdivif 1 Kostrad berharap Yonarmed 13/Nanggala terus mempertahankan budaya kerja yang profesional, solid, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menjadi satuan yang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi TNI Angkatan Darat dan bangsa Indonesia.
Bagi Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, kekuatan artileri bukan hanya terletak pada daya ledak persenjataan, tetapi juga pada kokohnya persaudaraan di antara para prajurit. Ketika integritas dijaga, disiplin menjadi budaya, dan kebersamaan terus dirawat, maka akan lahir satuan yang tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga kehormatan TNI dan kepercayaan rakyat.
Jurnalis : Romo Kefas
Editor : Tim Redaksi



