
PT Sarana Mitra Luas Gelar Public Expose Tahunan Hari Ini di Cyber 2 Tower Jakarta
Jakarta-
Pelitakota.id
Jakarta, 25 Juni 2026_ – PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) menggelar Public Expose Tahunan hari ini di Cyber 2 Tower, Jakarta Selatan. Dalam paparannya, manajemen menegaskan fokus ekspansi ke sektor pertambangan sebagai mesin pertumbuhan baru.
Emiten sewa forklift ini mencatat pendapatan 2025 sebesar Rp409,28 miliar, tumbuh 11,9% dibanding tahun sebelumnya. Namun laba bersih terkoreksi 18,1% menjadi Rp66,03 miliar akibat beban keuangan yang melonjak 241,4%.

Untuk mendongkrak kinerja, SMIL resmi merambah bisnis batu bara melalui kerja sama operasi dengan PT Sarana Cipta Minergi, PT Barakara, dan PT ATOZ di Painan, Sumatra Barat. Perusahaan akan menyediakan armada alat berat seperti dump truck, excavator, dan dozer untuk mendukung produksi.
“Tambang menjadi salah satu motor pertumbuhan baru yang kami yakini akan memberikan value berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujar Direktur Utama Hadi Suhermin dalam keterangan resminya.
Di tahap awal, tambang tersebut ditargetkan memproduksi 200 ribu ton batu bara GAR 7000 kcal per bulan, dengan potensi peningkatan hingga 500 ribu ton per bulan. SMIL memproyeksikan kontribusi dari sektor ini bisa mencapai Rp600 miliar pada 2026.
Di pasar modal, saham SMIL hari ini ditutup di level Rp272, turun 1,45%. Meski begitu, perusahaan masih memegang rating idAAA dari PEFINDO untuk obligasi senilai Rp300 miliar, didukung jaminan penuh CGIF.
Dengan diversifikasi ini, SMIL berharap utilisasi armada meningkat dan pendapatan menjadi lebih stabil melalui arus kas berulang dari sektor tambang.
Jurnalis Lianna



