
MALANG, JAWA TIMUR — Rangkaian praktik kerja lapangan Taruna Akademi Militer tingkat III resmi ditutup setelah berlangsung selama delapan hari di Yonbekang 2 Kostrad. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembentukan calon perwira yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya di lapangan.
Selama pelaksanaan On the Job Training, para taruna dibekali berbagai materi praktis yang berkaitan dengan manajemen logistik serta kepemimpinan di tingkat satuan. Mereka terlibat langsung dalam pengelolaan dapur lapangan, pengoperasian kendaraan angkutan darat, hingga memahami sistem distribusi bekal yang efisien.
Selain aspek teknis, kemampuan adaptasi juga menjadi fokus dalam kegiatan ini. Para taruna berinteraksi langsung dengan prajurit di satuan, sekaligus mempelajari dinamika kepemimpinan di tingkat peleton, termasuk pendekatan psikologis dalam memimpin anggota.
Kegiatan pemeliharaan kendaraan operasional turut menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa kesiapan alat utama dapat terjaga sebagai bagian dari kesiapan satuan secara keseluruhan.
Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi menyeluruh untuk mengukur pemahaman dan kemampuan para taruna dalam menyerap serta menerapkan materi yang diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.
Penutupan kegiatan ditandai dengan acara kebersamaan sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan OJT yang berjalan lancar. Momentum ini juga menjadi simbol terjalinnya hubungan antara taruna dan prajurit di satuan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para taruna semakin siap menghadapi tugas sebagai calon perwira TNI Angkatan Darat, dengan bekal kemampuan teknis, manajerial, serta kepemimpinan yang lebih matang.
Romo Kefas
Editor Tim Redaksi



