KETUA UMUM MAJELIS UMAT KRISTEN INDONESIA (MUKI) DJASARMEN PURBA,SH. : CATATAN KEBANGSAAN TAHUN 2020 MUKI

Spread the love

Pelitakota.Id  | Catatan MUKI sepanjang tahun 2020 menurut Djasarmen Purba yang menjadi fokus perhatian dan perwujudan visi misi MUKI Yaitu memperjuangkan (4) K yaitu KASIH, KEBENARAN, KEADILAN dan KESETARAAN,

TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA

Pandemi tidak mensurutkan perilaku intoleransi terhadap kebebasan menjalankan ibadah. Perintah Undang-Undang Dasar (UUD 1945) Pasal 29 ayat (2) berbunyi, Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu

Terhadap perilaku kelompok intoleran ini pemerintah seakan akan abai, setiap persoalan hanya diselesaikan dengan surat pernyataan dari pelaku intoleran tampa di proses pelanggaran hukumnya melalui pengadilan.
Ada satu kasus di Jambi yang MUKI secara khusus memberi perhatian. Tentang penolakan untuk umat Kristen beribadah. MUKI menugaskan Sekretariat Jenderal (SEKJEN) MUKI Pdt. Drs.Mawardin Zega, M.Th. pergi ke Jambi untuk mendampingi masyarakat yang alami penolakan beribadah. Selain itu MUKI juga menulis surat ke Presiden Joko Widodo. Hasilnya surat ditanggapi dengan pertemuan MUKI dengan Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam):Prof. Mahfud MD untuk membahas kasus tersebut. MUKI berharap ditahun 2021 pemerintah dan seluruh masyarakat bisa menjaga dan mempertahankan Kerukunan antar umat beragama. Sebab Toleransi bagian dari Pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara

KESETIAKAWANAN SOSIAL DI MASA PANDEMI

Pandemi ternyata mendorong setiap pribadi, organisasi dan badan usaha untuk memberikan bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) pada masyarakat yang membutuhkan. Dan MUKI menjadi bagian aktif dalam memberi bantuan.

TATANAN HIDUP BARU (NEW NORMAL)

Pandemi Corona Virus Diseases (COVID19) yang melanda dunia sejak November 2019 mengakibatkan kemerosotan Ekonomi, Bisnis dan perubahan perilaku sosial masyarakat dunia. Tidak sedikit kematian akibat virus ini. Dalam rangka mencegah penularan COVID19 sebagian besar negara lakukan lockdown (isolasi) sementara di Indonesia diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes). Masyarakat alami tatanan hidup baru (NewNormal). Aktivitas Masyarakat dalam sosial, ekonomi dan bisnis dilakukan secara daring. Penggunaan Teknologi Digital komunikasi menjadi kebiasaan baru. Kesadaran masyarakat untuk lakukan pencegahan dari sakit dan menjaga kesehatan menjadi tinggi. Penggunaan Masker disetiap aktivitas, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi gaya hidup.

MENTERI AGAMA YANG BARU, HARAPAN BARU

Catatan MUKI tentang Menteri Agama yang baru reshuffle kabinet yang diumumkan presiden Joko Widodo pada selasa 22 Desember 2020 yakni Yaqut Cholil Qourmas atau dikenal Gus Yaqut. MUKI mendukung sikap kebangsaan Gus Yaqut yang memberi contoh baik bagi sikap saling memberi salam dalam perayaan hari umat beragama. Sikap Yaqut ini bagian dari apa yang diajarkan para pendiri bangsa (Founding Fathers). MUKI berharap Gus Yaqut melanjutkan RUU Perlindungan Umat Beribadah inisiatif Kemenag periode 2014-2019) dengan merubah menjadi RUU Kebebasan Umat Beribadah (merujuk pasal 29 UUD NRI Tahun 1945). Hal tersebut mengganti SKB 2 Menteri No.9 dan No.8 tahun 2006 yang salah satu isinya tentang Izin Pendirian rumah ibadah

PAKTA INTEGRITAS ANTI KORUPSI BAGI KEPALA DAERAH TERPILIH 2020

Catatan harapan MUKI ditujukan kepada para Gubernur dan Bupati serta Walikota terpilih, usai dilantik sebaiknya jalankan ” Pakta Integritas”. Tidak perlu muluk-muluk.
Semoga kedepan tidak ada lagi Pejabat Publik yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
(Disarikan dari berbagai sumber/Moko)

Leave a Reply