Yohanes 16:16-33
Pelitakota.Id – Nats ini berbicara tentang sebuah realita yg mana tergenapinya pernyataan2 Yesus ttg kebencian dunia atas-Nya dan para murid Yoh15:18, hingga dibunuh Yoh 16:2.
Penggenapan atas pernyataan Yesus ini semakin dibukakan dengan adanya ay. 16-19, “Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku lagi dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku.”
Dampaknya disebutkan dalam ay 32 yakni mereka tercerai-berai dan meninggalkan Yesus sendiri, namun Bapa tetap menyertai-Nya. Bukan hanya itu, mereka akan menangis, meratap dan berdukacita tetapi dunia akan bergembira ay 20, namun dukacita itu akan berubah menjadi sukacita.
Perhatikan ini: ‘dunia akan bergembira atas pembunuhan terhadap Yesus dan dukacita para murid’. Kenyataan ini terus berlangsung hingga sekarang.
Dunia akan selalu bersukacita atas penderitaan kita. Dunia berduka jika melihat kita senang, dunia tertawa kala kita menangis, dunia tersenyum kala melihat kita muram. Semuanya bisa terjadi di rumah, kantor, di lingkungan, di setiap kesempatan.
Jadi? Bersukacitalah karena kita menjadi berkat . Dukamu adalah sukanya. Tangismu cerianya. Bikin dunia senanglahhh. Kasian dia…
Dunia yg mana? Yang berhubungan dengan keagamaan, yang terkait dengan bakti bagi Allah…
Pertanyaannya adalah Allah mana yang senangnya membenci, membunuh dan menciptakan dukacita? Tentunya allah yang disebutkan Yesus dalam Yoh. 10:10.
Saudaraku, Walaupun demikian kenyataannya, ada janji Yesus yang mengikuti, dan menguatkan kita, yakni:
- Ingat !!! Yesus bilang: Hanya sesaat saja 16-19.
- Dukacita akan berubah menjadi sukacita 20.
- Bapa menyertai Aku, menyertai kita juga 32.
Ketiga janji ini Tuhan Yesus sampaikan kepada kita supaya:
Kita beroleh damai sejahtera dalam Dia.
“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” ayat 33.
Tidak kecewa dan menolak Yesus.
“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. ayat..1, Amin dan Imanuel…Tuhan Yesus memberkati.
Pdt. Liban Kamlasi, M.Th