Bupati Sigit Sambut Hangat Rombongan Mudik Gratis 2025

Spread the love

SRAGEN – Kebahagiaan terpancar di wajah 350-an pemudik asal Sragen yang tiba dengan selamat pada Rabu malam (26/3/2025). Kedatangan rombongan Mudik Gratis itu disambut dengan hangat oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, beserta istri, Linda Sigit Pamungkas, di Kantor Terpadu Pemda Sragen.

Bupati Sigit mengungkapkan tiga kebahagiaan yang dirasakannya sekaligus. Pertama, kesempatan yang langka bagi Bupati untuk bisa menerima kembali Sedulur Sragen yang telah merantau dan mendedikasikan diri untuk keluarga. Kedua, kegembiraan karena para pemudik sampai di Kabupaten Sragen dalam keadaan aman dan sehat. Ketiga, apresiasi bagi para perantau yang membawa nama baik Sragen di tempat perjuangan masing-masing terutama DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Nama Kabupaten Sragen tidak hanya dikenal di Bumi Sukowati, tapi juga tempat lain. Saya menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada bapak-ibu yang sudah membawa nama baik Kabupaten Sragen,” ucapnya.

Dirinya juga mengapresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan memfasilitasi terlaksananya Mudik Gratis, tanpa terkecuali tokoh Paseduluran Keluarga Besar Sragen (PKBS) dan organisasi perkumpulan warga Sragen lainnya.

“Rencananya saya akan menjemput dan menyambut Sedulur Sragen yang mau pulang. Tapi karena pada waktu bersamaan saya harus hadir di Provinsi, saya mengutus Pak Sekda yang melepas rekan-rekan dari Jakarta dan saya yang menyambut dengan senang hati di Pemda Terpadu,” tuturnya.

Program Mudik Gratis Tahun 2025 merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sragen dengan berbagai pihak. Sebanyak tujuh armada tersedia dengan rincian duabus dari Pemda Sragen, satu bus dari Baznas Sragen, dua bus dari Bank Jateng, satu bus dari Jasa Raharja, dan satu bus dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Bagi pemudik yang memiliki tujuan Kecamatan Gemolong, Gondang, dan Tangen juga disediakan tiga bus sekolah secara gratis. Para pemudik mendapatkan makan gratis sesampainya di Shelter Kantor Terpadu Pemda Kabupaten Sragen, meskipun sebelumnya mereka sudah berbuka puasa di rest area. Mereka juga bisa cek kesehatan gratis di Posko Mudik Rumah Sehat Baznas Sragen.

“Saya doakan mudik saudara-saudari penuh berkah, keluarga menyambut dengan suka cita. Selamat bertemu kangen dengan tetangga dan teman-teman, tetap guyup rukun dan ayem tentrem untuk kita semua,” pesannya.

Dalam kesempatan yang dihadiri pula oleh Sekteratis Daerah Kabupaten Sragen, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sragen, pimpinan CSR, dan tokoh masyarakat tersebut bupati Sigit memberikan tanggapan terkait antusiasme tinggi masyarakat yang mengakibatkan kuota pendaftaran habis dalam waktu dua menit.

“Animo masyarakat Sragen ini kita jadikan bahan evaluasi, tahun depan minimal kita tambah dua armada,” tegasnya.

Sementara itu Harni, seorang pemudik dari Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, mengaku senang bisa mengikuti Program Mudik Gratis untuk pertama kalinya.

“Alhamdulillah semuanya lancar, perjalanan kami nyaman. Semoga tahun depan bisa ikut lagi dan program ini menjadi lebih baik.” harapnya.

Ibu Rumah Tangga asal Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacam tersebut menyampaikan dirinya dan pemudik lainnya berangkat dari titik kumpul Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada pukul 11.30 WIB. [÷]

Tinggalkan Balasan