APAKAH ANDA MEMANDANG ORANG LAIN SEPERTI YESUS MEMANDANG MEREKA?

Spread the love

 

PELITAKOTA.ID – 18 Februari 2021

Bacaan Hari ini:
Markus 6:34 : “KetikaYesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.”

Bagaimana Anda tahu bahwa Anda sedang memandang kehidupan dari sudut pandang Tuhan? Renungkan bagaimana Anda memandang orang lain.

Inilah tes terbesar untuk menguji kedewasaan rohani Anda — itu lebih baik daripada menguji seberapa banyak isi Alkitab yang Anda ketahui, seberapa sering Anda pergi ke gereja, atau apakah Anda melayani, memberi persepuluhan, atau berdoa.

Hidup adalah tentang kasih dan hubungan. Maka, jika Anda ingin mengukur kematangan spiritual Anda, renungkanlah bagaimana Anda memandang orang lain.

Izinkan saya menanyakan beberapa pertanyaan penting.

Bagaimana Tuhan melihat pasangan Anda? Berharga. Sepadan. Layak untuk dikasihi. Layak untuk diampuni. Apakah demikian pula Anda memandang pasangan Anda?

Bagaimana dengan orang asing yang Anda jumpai di supermarket? Orang yang memotong jalan Anda di jalan raya? Pengemis di pinggir jalan? Apa yang Anda lihat ketika melihat orang lain? Apakah Anda melihat mereka sebagai suatu gangguan dan beban?

Bagaimana dengan rekan kerja Anda? Apakah Anda melihat mereka sebagai musuh? Kompetitor? Atau apakah Anda melihat mereka seperti cara Tuhan melihat mereka?

Semua orang berharga bagi Tuhan. Siapa pun mereka, apa pun yang pernah mereka lakukan, bahkan apa pun kepercayaan yang mereka yakini, Kristus telah mati buat mereka. Yesus mengasihi mereka. Allah punya rencana bagi semua orang, dan Dia ingin mereka memiliki suatu hubungan dengan-Nya.

Alkitab berkata dalam Markus 6:34, “Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.”

Begitulah cara Yesus memandang manusia. Dan seperti itulah Anda harus memandang orang lain juga. Anda bisa belajar untuk berbelas kasih kepada keluarga Anda, tetangga Anda, komunitas Anda, negara Anda, dan seluruh dunia.

Renungkan hal ini:
– Apa yang menahan Anda untuk melihat orang lain lewat mata Tuhan? Itu mungkin dikarenakan oleh gangguan seperti kesombongan, persaingan, atau kesibukan. Apa yang bisa Anda lakukan untuk mempersempit ruang gerak gangguan tersebut?
– Ketika Anda melihat orang lain melalui mata Tuhan, bagaimana cara pandang Anda berubah?
– Hari ini, bagaimana Anda bisa menunjukkan belas kasih Anda kepada orang lain, terutama kepada keluarga atau orang-orang yang paling dekat dengan Anda? (PH/PK)

Leave a Reply