Yonarmed 12 Kostrad Gelar Podcast di RRI Atambua, Bahas Pencegahan Penyelundupan

Spread the love

Yonarmed 12 Kostrad Gelar Podcast di RRI Atambua, Bahas Pencegahan Penyelundupan

Belu, NTT — Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur melaksanakan kegiatan podcast di , yang berlokasi di Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (28/1/2026).

Podcast tersebut mengangkat tema “Upaya Pencegahan Penyelundupan dan Perlintasan Ilegal di Wilayah Perbatasan” sebagai bagian dari komitmen Satgas Pamtas RI–RDTL dalam memberikan edukasi serta informasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan perbatasan RI–RDTL.

Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi strategis antara Satgas Pamtas RI–RDTL dan masyarakat luas, khususnya warga perbatasan, guna meningkatkan pemahaman tentang bahaya dan dampak negatif penyelundupan serta perlintasan ilegal. Melalui media siaran publik RRI Atambua, Satgas menyampaikan peran serta langkah-langkah nyata yang telah dilakukan dalam mendukung tugas pengamanan perbatasan secara terpadu bersama instansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Danpos Laktutus Letda Arm Ananda Noor Bintoro menegaskan bahwa pencegahan penyelundupan dan perlintasan ilegal tidak dapat dilakukan oleh aparat keamanan semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Ia mengajak warga untuk mematuhi ketentuan perlintasan yang berlaku serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar wilayah perbatasan.

Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi perbatasan yang aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan podcast ini, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad berharap pesan-pesan keamanan dapat tersampaikan secara luas dan mudah dipahami oleh masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud keterbukaan informasi serta langkah preventif dalam menekan potensi pelanggaran hukum di wilayah perbatasan, demi mendukung terwujudnya stabilitas keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jurnalis: Romo Kefas


Tinggalkan Balasan