Wujudkan Keadilan Sosial, Yayasan Al Ghoibi Santuni Puluhan Anak Yatim di Penghujung Ramadhan

Spread the love

Wujudkan Keadilan Sosial, Yayasan Al Ghoibi Santuni Puluhan Anak Yatim di Penghujung Ramadhan

​Tulungagung,pelitakota– Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Yayasan Al Ghoibi menggelar aksi nyata kemanusiaan melalui doa bersama dan santunan anak yatim. Bertempat di Sekretariat Yayasan, Jl. Jatiwekas, Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Kamis (19/03/2026), acara ini menjadi momentum penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

​Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan Khotmil Qur’an Binadhor yang berlangsung khidmat hingga siang hari. Memasuki acara inti, suasana religius semakin kental dengan lantunan Dzikir Sholawat Al Fatih yang diikuti oleh seluruh pengurus dan undangan.

​Hadir sebagai penceramah, Kyai Mualif dari Desa Kates memberikan tausiyah yang menggugah nurani. Dengan iringan hadroh dari Grup Firqotun Mujahidin Tulungagung, beliau menekankan bahwa menyantuni anak yatim bukanlah sekadar anjuran, melainkan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu.

– ​”Apa yang dilakukan Yayasan Al Ghoibi hari ini adalah bentuk nyata implementasi ajaran agama. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan anak-anak yatim tidak merasa sendirian,” ujar Kyai Mualif dalam pesan religiusnya.

​Pembina Yayasan Al Ghoibi, Gus Edi Al Ghoibi, menegaskan bahwa yayasan yang dipimpinnya akan terus konsisten bergerak di jalur amal, sosial, dan kemanusiaan. Ia mengajak masyarakat, khususnya warga Desa Pucangan dan sekitarnya, untuk terus bersinergi mendukung program-program yayasan.

– ​”Langkah ini adalah upaya kami dalam membantu pemerintah mempercepat kemakmuran masyarakat. Hal ini selaras dengan mandat Pancasila, khususnya Sila ke-5, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” tegas Gus Edi.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Pucangan menyampaikan apresiasi mendalam atas keberadaan Yayasan Al Ghoibi di wilayahnya. Menurutnya, kontribusi yayasan sangat dirasakan manfaatnya, terutama dalam meringankan beban masyarakat kurang mampu.

​Acara puncaknya ditutup dengan doa bersama yang penuh haru, dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 32 anak yatim yang berasal dari Desa Pucangan dan wilayah sekitar. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi instansi lain untuk terus menebar kebaikan di bumi Tulungagung. ,(Dian)

Tinggalkan Balasan