Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Perkuat Monitoring Lapangan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Publik
SIDOARJO — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus melakukan penguatan sistem pelayanan publik melalui peningkatan kegiatan monitoring dan evaluasi langsung di lapangan. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menegaskan bahwa langkah tersebut penting untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, monitoring lapangan menjadi instrumen strategis dalam mengidentifikasi berbagai persoalan secara langsung, sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan di tingkat daerah.
“Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, kami dapat memastikan program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Mimik Idayana, Selasa (17/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, kegiatan monitoring tidak hanya difokuskan pada peninjauan program, tetapi juga diiringi dengan dialog bersama warga. Pemerintah daerah membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan, mulai dari pelayanan administrasi hingga pengembangan ekonomi lokal.
Hasil dari kunjungan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kebijakan serta penguatan koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu, Mimik menekankan pentingnya integrasi antara pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Ia menyebut, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari fisik semata, tetapi juga dari peningkatan kesejahteraan warga.
“Pembangunan harus berjalan seimbang, antara infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat. Keduanya saling mendukung,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Salah satunya melalui keterbukaan dalam menerima aspirasi serta penyampaian informasi kepada publik.
Sejumlah warga menilai pendekatan ini memberikan dampak positif, terutama dalam mempercepat respons terhadap berbagai kebutuhan di tingkat lingkungan. Kehadiran pemerintah secara langsung dinilai mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.
Ke depan, pola monitoring dan dialog lapangan ini akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya membangun sistem pelayanan publik yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Jurnalis: Romo Kefas


