Tidak Bisa di Pakai lagi

Spread the love

…”Seperti kehancuran tempayan tukang periuk yang diremukkan dengan tidak kenal sayang, sehingga di antara remukannya tiada terdapat satu keping pun yang dapat dipakai untuk mengambil api dari dalam tungku atau mencedok air dari dalam bak.”…Yesaya 30:14

Pelitakota.Id – Marilah kita coba sama-sama meperhatikan apa itu penghakiman yang dijatuhkan ke atas mereka yang melakukan suatu tindakan yang menyimpang dari yang seharusnya akibatnya dikatakan: maka sebab itu bagimu dosa ini akan seperti pecahan tembok yang mau jatuh. Sandaran yang kamu miliki ini akan seperti rumah yang dibangun di atas pasir, yang akan roboh ketika angin topan dan mengubur orang yang membangunnya di dalam puing-puingnya. Penghinaan yang kamu lakukan terhadap firman Allah yang seharusnya kamu pakai untuk membangun, akan membuat segala sesuatu yang kamu andalkan menjadi seperti tembok yang pecah, yang akan langsung runtuh begitu ditaruh beban, bahkan tenggelam ke dasar dengan semua bebannya.” Kehancuran yang akan mereka timpakan ke atas diri sendiri akan menjadi,…

Kehancuran yang mengejutkan: yang kehancurannya datang dengan tiba-tiba, dalam sekejap mata, saat tidak disangka-sangka oleh mereka, dan ini akan lebih menakutkan lagi, karena mereka tidak bersiap-siap, sehingga akibatnya lebih mematikan. Kehancuran yang menyeluruh, di mana-mana, dan tidak terpulihkan: “Kamu dan segala andalanmu itu bukan saja lemah seperti tanah liat tukang periuk …Yes 29:16 :”Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu! Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya: “Bukan dia yang membuat aku”; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: “Ia tidak tahu apa-apa”? tetapi juga seperti kehancuran tempayan tukang periuk yang diremukkan dengan tidak kenal sayang. Ia yang mempunyai gada besi akan meremukkannya …Maz. 2:9.dan tidak menyisakan, tidak akan menyayangkannya, ataupun peduli untuk menyelamatkan satu potong apa pun.

Sebaliknya, bila sudah pecah sampai tidak cocok lagi untuk digunakan, maka biar saja dilumatkan, dihancurkan saja berkeping-keping, supaya tidak tersisa satu keping pun yang dapat dipakai untuk mengambil api atau mencedok air, dua benda yang kita perlukan sehari-hari, dan yang biasanya diambil oleh orang miskin dengan menggunakan kepingan tempayan yang hancur. Mereka tidak hanya akan menjadi seperti tembok yang hendak roboh, tetapi juga cangkir atau gelas yang pecah, yang tidak berguna lagi, dan tidak pernah akan bisa dibuat utuh lagi…Oleh karena itu marilah kita perhatikan setiap tindakan kita, jangan sampai bertentangan, karena kita bukan siapa-siapa, kita ini buatan tangan-Nya…perhatikan Efesus 2:10…untuk pekerjaan baik, semuanya untuk kepentingan kita agar kita dapat hidup didalamnya dan dipakai Tuhan untuk menjadi berkat…Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Ricardo RJ Palijama Ketua Sinode Gereja Methodis Injili

Tinggalkan Balasan