Teror Nol, Kedamaian Maksimal! KH. Yusuf Aman Puji Peran Polri-FKUB dalam Amankan Natal & Tahun Baru 2026

Spread the love

Jakarta,02 Januari 2026 – Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan dengan penuh kedamaian dan tanpa satu pun kasus intoleransi atau gangguan apapun. Hal ini membuat Wakil Ketua Umum MUI DKI Jakarta sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta KH. Yusuf Aman, M.A., memberikan apresiasi penuh kepada aparat Kepolisian, yang bekerja sama erat dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas masyarakat.

“Hal ini tidak lepas dari sinergitas FKUB DKI bersama jajarannya bergandengan dengan aparat Kepolisian, TNI dan Pemda dalam menjaga pelaksanaan kegiatan Natal berjalan aman dan tidak terjadi gangguan,” tegas KH. Yusuf Aman dalam pernyataan pers yang disampaikan pada Kamis (1/1/2026).

Sebelum dan selama perayaan, FKUB mulai dari tingkat bawah hingga FKUB Pusat Jakarta turun langsung ke lapangan untuk memantau setiap kegiatan, sesuai instruksi dari Gubernur DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala yang mengganggu suasana damai.

“FKUB mencoba melihat persoalan-persoalan yang masih menjadi polemik lokasi tempat ibadah tertentu, kemudian menampung aspirasi kedua pihak, kerja sama dengan Kelurahan, Kecamatan dan aparat Polri mulai tingkat Polsek, Polres melakukan mediasi dan menyampaikan pentinganya menjaga toleransi antar umat beragama sehingga masyarakat saling menghormati umat lain,” jelasnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, KH. Yusuf Aman mengungkapkan pencapaian luar biasa yang diraih pada tahun ini: “Pada Natal tahun ini juga sama sekali tidak ada peristiwa yang mengganggu jalannya Natal, ini tentunya peran aparat TNI dan Polri telah bekerja keras dalam mengamankan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru yang damai. Teror seperti massa lalu sudah zero.”

Ia juga berharap nilai-nilai positif dari ajaran agama bisa semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat: “Mudah-mudahan ke depan paham-paham yang sebenarnya tidak sesuai dengan ajaran agama khususnya ajaran Islam yang rahmatan lil alamin lebih dirasakan oleh umat lain,” tandasnya.

Selain itu, KH. Yusuf juga mengapresiasi langkah bijak yang diambil untuk merayakan Malam Tahun Baru – yaitu dengan suasana yang sederhana dan tanpa kembang api. Kebijakan ini merupakan instruksi Gubernur DKI Jakarta yang kemudian disambut baik oleh Kapolri, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap korban bencana di Sumatera.

“Hal ini akan memberi vitamin bagi saudara-saudara kita korban bencana bahwa kita sesama anak bangsa ikut prihatin dengan mengiringi kegiatan dengan doa juga donasi yang didorong semua pihak akan bermanfaat bisa membantu beban para korban bencana,” tambahnya.

Dalam penutup pernyataannya, figur yang juga menjabat sebagai Ketua FKUB DKI Jakarta ini mengutarakan harapan besar bagi bangsa: “Semoga semakin maju dan kuat di tengah tantangan keberagaman bangsa kita.”

jurnalis Vicken Highlanders
editor Romo Kefas

Tinggalkan Balasan