SPASI Turun Langsung, Pastikan Proses Hukum atas Kasus Kekerasan terhadap Advokat Berjalan Tuntas
Jakarta – Ketua Umum Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (SPASI), Jelani Christo, bersama tim organisasi melakukan kunjungan kepada advokat Bastian yang menjadi korban dugaan tindak kekerasan oleh oknum penagih utang. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moril sekaligus komitmen pengawalan proses hukum.
Dalam pernyataannya, Jelani menegaskan bahwa organisasi akan mengedepankan langkah hukum yang terukur dan profesional, tanpa membangun opini berlebihan di ruang publik.
Menurut informasi yang diterima, satu orang terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian. Sementara dua orang lainnya masih dalam proses pencarian. SPASI menyatakan menghormati proses penyidikan yang sedang berjalan dan berharap aparat segera menuntaskan penanganan perkara tersebut.
“Kami mendorong agar proses hukum berjalan transparan dan akuntabel. Ini penting bukan hanya untuk korban, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem penegakan hukum,” ujar Jelani Christo.
SPASI menilai peristiwa ini menjadi pengingat bahwa advokat dalam menjalankan tugas profesinya berhak atas rasa aman dan perlindungan hukum. Organisasi juga membuka ruang koordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan hak-hak korban terpenuhi.
Kondisi Bastian dilaporkan berangsur stabil dan masih dalam pemulihan. Tim SPASI turut memastikan pendampingan hukum serta dukungan organisasi diberikan secara penuh.
Lebih jauh, SPASI mendorong adanya evaluasi terhadap praktik penagihan yang berpotensi melanggar hukum, agar tidak menimbulkan konflik dan kekerasan di lapangan. Organisasi menekankan bahwa penyelesaian persoalan keuangan atau perdata tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang bertentangan dengan hukum.
SPASI memastikan akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga seluruh proses hukum dinyatakan selesai sesuai ketentuan yang berlaku.
Jurnalis Romo Kefas


