Rapimnas Pewarna Kedepankan Program Konsisten Tetap Bergiat

Spread the love

Cianjur – Bertempat di Villa Cipendawa Cianjur Jawa Barat, tgl. 26-28 Februari 2026, Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) adakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Rapimnas ini diadakan untuk menindaklanjuti prgram-program yang telah diusulkan di dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 12-15 November 2025 di Palangkaraya Kalimantan Tengah.

Yusuf Mujiono selaku Ketua Umum Pewarna Pusat (PP) di hadapan para Pengurus Daerah (PD) yang datang dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan daerah lainnya serta Pengurus PP menyampaikan arahan bahwa Rapimnas akan menentukan program-program Pewarna yang akan dikerjakan pada tahun 2026 ini. Terkait dengan Rakernas tahun 2026 ini, informasi awal disampaikan oleh Yusuf, kemungkinan akan diadakan di Bali dengan gelaran budaya 7 propinsi.

“Kita akan adakan Rakernas di Bali dan akan kita tampilkan gelaran budaya dari tujuh propinsi, antara lain dari Bali, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat dan lainnya,” demikian ujar Yusuf Mujiono yang berharap agar Pewarna Indonesia dalam situasi apa pun terus bergiat menjadi berkat bagi gereja dan masyarakat Indonesia.

“Pada saat covid 19, dimana banyak organisasi stagnan, kita tetap bergerak. Sehingga kemudian ada gerakan penelusuran para penginjil yang kita sebut para Rasul Jawa dan kegiatan-kegiatan lainnya,” imbuh Yusuf Mujiono yang menyampaikan juga bahwa di tahun 2027, kepengurusan PP akan berakhir dan ia mempersilahkan siapa saja yang terpanggil dalam pelayanan Pewarna Indonesia untuk menjadi pengurus PP.

Lukman Panji dalam ibadah pembukaan mendorong supaya para pengurus dan anggota Pewarna untuk masuk dan memahami hati Tuhan. Dengan demikian, pelayanan yang dilakukan oleh Pewarna tidak saja memikirkan keuntungan bagi pribadi tetapi lebih kepada pengorbanan apa yang bisa diberikan. Oleh karenanya Lukman Panji dari PD Jawa Barat mengajak supaya para pengurus dan anggota Pewarna menjadi inovator dan menerapkan karakter-karakter Tuhan Yesus dalam karya jurnalistik dan organisasi.

Peserta Rapimnas Kefas Hervin Devananda alias Romo Kefas berharap Rapimnas Pewarna 2026 ini harus dimaknai lebih dari sekadar agenda organisatoris, melainkan sebagai ruang pemurnian arah dan panggilan pelayanan jurnalistik Nasrani. Menurutnya, Rapimnas menjadi momentum penting untuk memastikan Pewarna tetap berjalan di rel iman, etika, dan keberanian moral, terutama di tengah tantangan zaman yang kian kompleks bagi dunia pers. “Pewarna harus melahirkan program yang tidak hanya administratif, tetapi berdampak—membela martabat jurnalis, menjaga integritas pemberitaan, dan menghadirkan suara kenabian bagi gereja serta masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap hasil Rapimnas mampu memperkuat Pewarna secara menyeluruh: dewasa secara rohani, solid secara organisasi, dan tangguh secara hukum. Dengan amanah yang kini diembannya pada LKBH Pewarna Indonesia, Romo Kefas menekankan pentingnya keberanian kolektif untuk berdiri di pihak kebenaran dan keadilan. “Kerinduan saya, Pewarna tidak sekadar bertahan, tetapi menjadi terang—hadir saat kebenaran dipinggirkan dan suara keadilan dilemahkan,” pungkasnya.

(Suyito Basuki)

Tinggalkan Balasan