Puluhan Ribu Kendaraan di Tulungagung Nunggak Pajak, Bapenda dan Satlantas Gelar Operasi Gabungan
Tulungagung,pelitakota- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulungagung dan Satlantas Polres setempat menggelar operasi gabungan untuk menertibkan pemilik kendaraan yang nunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kepala Bapenda Tulungagung, Sukowinarno, mengatakan bahwa dari sekitar 700.000 unit kendaraan di Tulungagung, ada 53.400 kendaraan yang belum membayar PKB.
“Operasi ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum taat membayar pajak. Potensi penerimaan pajak juga cukup besar,” kata Sukowinarno, Rabu (28/1/2026).
Dalam razia ini, petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan surat berkendara, tetapi juga bukti pembayaran pajak. Jika ditemukan pengendara yang nunggak pajak, mereka akan diarahkan ke loket untuk membayar pajak.
“Selain penunggak pajak, ada beberapa pengendara yang membayar PKB karena sudah hampir jatuh tempo,” tambah Sukowinarno.
Penerimaan PKB cukup besar dan dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tulungagung. Pada tahun 2025, Pemkab Tulungagung menerima sharing dari Opsen PKB sebesar Rp 136 miliar. Jika semua penunggak bisa tertib bayar pajak, maka pendapatan tahun 2026 akan meningkat.
“Razia ini dilakukan untuk memenuhi PAD dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak,” kata Sukowinarno.(Dian)


