Prajurit Kostrad Turun ke Desa, Warga Perbatasan TTU Diajak Bangun Pangan dari Pekarangan

Spread the love

Prajurit Kostrad Turun ke Desa, Warga Perbatasan TTU Diajak Bangun Pangan dari Pekarangan

Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Kamis (8/1/2026) — Upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga di wilayah perbatasan terus dilakukan. Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad menggelar penyuluhan budidaya tanaman lokal bagi masyarakat Desa Lemon, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), pada Rabu (7/1/2026).

Penyuluhan ini mengajak warga memanfaatkan tanaman lokal yang mudah tumbuh di pekarangan rumah maupun kebun, sebagai sumber pangan mandiri bagi keluarga. Masyarakat dibekali pengetahuan dasar pengelolaan tanaman lokal agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan bernilai guna.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan nonmiliter Satgas Pamtas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat perbatasan. Dengan penguatan ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga, warga diharapkan lebih tangguh menghadapi tantangan ekonomi dan keterbatasan akses logistik.

Dansatgas Pamtas RI–RDTL Yonarhanud 2 Kostrad, Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, S.Hub.Int., M.Sc., menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat perbatasan.

“Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi tanaman lokal di sekitar mereka. Ketahanan pangan bisa dimulai dari pekarangan sendiri,” ujarnya.

Penyuluhan ini dihadiri Kepala Desa Lemon, perangkat desa, Ketua BPD, serta warga setempat. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad menegaskan perannya tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mendampingi masyarakat perbatasan membangun kemandirian dan ketahanan hidup dari desa.


Jurnalis: Vicken Highlanders
Editor: Romo Kefas

Tinggalkan Balasan