Aceh Tamiang, Selasa (6/1/2026) — Pasca-bencana banjir bandang, warga Aceh Tamiang mendapat bantuan vital dari Satgas Prajurit Batalyon Zeni Tempur 10/JP/2 Kostrad. Pada Minggu (4/1/2026), prajurit menyalurkan air bersih ke posko-posko pengungsian, memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi.
Penyaluran air bersih ini dilakukan menggunakan mobil Reverse Osmosis (RO), teknologi canggih yang memungkinkan air dari sumber lokal diolah menjadi air minum yang higienis dengan cepat dan efisien. Dengan dukungan alat zeni ini, kesulitan ketersediaan air bersih di pengungsian dapat teratasi secara signifikan.
Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan kepedulian Kostrad terhadap masyarakat terdampak bencana, tetapi juga menggarisbawahi peran TNI sebagai penyelamat dan pendamping warga dalam situasi darurat. Satgas Yonzipur 10 Kostrad sebelumnya juga terlibat dalam pembersihan material sisa banjir, memastikan lingkungan pengungsian lebih aman dan sehat.
“Kami hadir untuk membantu warga, tidak hanya dalam membersihkan dampak banjir, tetapi juga memastikan mereka memiliki akses air bersih. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai prajurit yang berada di tengah masyarakat,” ujar salah seorang anggota Satgas Yonzipur 10.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga hingga kondisi infrastruktur dan fasilitas dasar kembali normal. Kehadiran Satgas Yonzipur 10 di Aceh Tamiang menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Jurnalis: Vicken Highlanders
Editor: Romo Kefas


