
PEWARNA DKI Jakarta Pilih Sentuhan Sosial dalam Perayaan Paskah 2026
Jakarta Pusat — Perayaan Paskah 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia Pengurus Daerah DKI Jakarta berlangsung dengan pendekatan yang lebih membumi. Tidak sekadar ibadah, momentum ini dimanfaatkan untuk menyapa langsung masyarakat melalui aksi berbagi di ruang terbuka, Minggu (5/4/2026).
Berlokasi di halaman Grha Ekumene PGI, Jalan Salemba Raya No. 10, kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang berlangsung khidmat. Para peserta yang merupakan anggota dari berbagai cabang di wilayah DKI Jakarta kemudian melanjutkan rangkaian acara dengan turun ke jalan.
Di sepanjang kawasan Salemba, mereka membagikan telur Paskah dan tanaman kepada warga serta pengendara. Simbol yang dihadirkan dalam aksi ini mengandung pesan sederhana namun mendalam—tentang kehidupan baru, harapan, dan pertumbuhan yang terus berlanjut.
Ketua Umum PEWARNA Indonesia, Yusuf Mujiono, menegaskan bahwa makna Paskah tidak boleh berhenti pada seremoni.
“Paskah adalah momentum untuk menghadirkan kasih secara nyata. Apa yang kami lakukan hari ini mungkin sederhana, tetapi di situlah letak nilai yang ingin kami bagikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa profesi jurnalis memiliki dimensi sosial yang kuat, tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membawa semangat perubahan di tengah masyarakat.
Firman Tuhan yang disampaikan oleh Herru Widjaja mengajak seluruh peserta untuk menghidupi kebangkitan Kristus melalui tindakan nyata.
“Iman harus terlihat dalam perbuatan. Paskah mengingatkan kita untuk tidak diam, tetapi bergerak dalam kasih,” katanya.
Ketua PEWARNA DKI Jakarta, Johan Sopaheluwakan, menyebut bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari panggilan moral insan pers Kristen.
“Kami ingin menjadikan Paskah sebagai ruang untuk berbagi, bukan hanya merayakan. Kasih itu harus hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ini melibatkan seluruh cabang PEWARNA se-DKI Jakarta, yang menunjukkan semangat kebersamaan dan solidaritas organisasi. Para anggota tampak berbaur dengan masyarakat tanpa sekat, menciptakan suasana yang hangat di tengah kesibukan kota.
Sejumlah warga yang menerima telur dan tanaman mengaku terkejut sekaligus senang. Di tengah rutinitas harian, aksi ini menjadi pengingat bahwa masih ada kepedulian yang tumbuh di ruang-ruang publik.
Melalui kegiatan ini, PEWARNA Indonesia DKI Jakarta berharap nilai Paskah tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi gerakan yang menghadirkan harapan dan memperkuat rasa kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.
Sumber: Yusuf Mujiono
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi



