
Perdamaian Dibangun dari Kedekatan: FET TNI Perkuat Interaksi Warga Lewat MOB di Bavonkutu
Bavonkutu, 1 April 2026 — Upaya menciptakan stabilitas wilayah dalam misi perdamaian tidak hanya dilakukan melalui patroli keamanan, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Hal ini terlihat dalam kegiatan Mobile Operation Base (MOB) yang dilaksanakan Kontingen TNI melalui Female Engagement Team (FET) bersama Kompi Komanda di Desa Bavonkutu.
Kegiatan yang dipimpin Kapten Inf Sudarmin ini dirancang untuk memperkuat kehadiran pasukan sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat setempat. Dukungan Local Assistant dan unsur FARDC turut memperlancar pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Interaksi diawali melalui Key Leader Engagement (KLE) bersama tokoh masyarakat. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk memperkuat komunikasi serta membangun kepercayaan antara pasukan perdamaian dan warga.
Selanjutnya, melalui kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) yang dipimpin Kapten Desy, berbagai program sosial digelar. Edukasi kesehatan, pelatihan memasak bagi perempuan, distribusi air bersih, hingga kegiatan kebersihan lingkungan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peran Female Engagement Team menjadi sangat penting dalam menjangkau kelompok perempuan dan anak-anak. Pendekatan yang lebih inklusif dinilai efektif dalam menciptakan hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan.
Kegiatan sosial juga dilengkapi dengan interaksi nonformal seperti nonton bersama yang menjadi sarana membangun kedekatan emosional antara prajurit dan masyarakat.
Sementara itu, patroli rutin tetap dilaksanakan guna menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kehadiran pasukan di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap misi perdamaian.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Situasi wilayah tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan normal.
Kegiatan ini menegaskan bahwa perdamaian yang berkelanjutan dibangun dari kedekatan, kepercayaan, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Jurnalis: Romo Kefas



