CIMAHI – PelitaKota.id — Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) memulai rangkaian persiapan menuju perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 dengan melantik Panitia Pelaksana dalam sebuah ibadah yang berlangsung di GGP One Gospel, Kota Cimahi, Jawa Barat. Momentum ini menjadi penanda dimulainya kerja bersama seluruh unsur gereja untuk mempersiapkan perayaan yang sarat makna rohani dan kebersamaan.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum GGP, Pdt. Dicky Suwarta, M.Th, yang juga dikenal sebagai Gembala Sidang GGP One Gospel. Dalam kesempatan tersebut, ia secara resmi meneguhkan para panitia yang dipercaya mengemban tanggung jawab mempersiapkan perayaan gereja yang telah memasuki usia lebih dari satu abad.
Namun ibadah pelantikan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan administratif organisasi gereja. Di tengah rangkaian ibadah, Sekretaris Umum GGP, Pdt. Robertus Sela, M.Th, menyampaikan Firman Tuhan yang menegaskan kembali makna pelayanan dan tanggung jawab rohani dalam setiap tugas yang dipercayakan kepada para pelayan Tuhan.
Dalam pesannya, Pdt. Robertus Sela mengingatkan bahwa pelayanan gereja harus dibangun di atas fondasi iman, integritas, dan kebersamaan. Menurutnya, keberhasilan pelayanan bukan hanya ditentukan oleh perencanaan kegiatan, tetapi oleh kesediaan setiap pelayan untuk bekerja dalam kesatuan hati.
“Kepada Bapak, Ibu, dan saudara-saudari yang dilantik sebagai panitia, kami mengucapkan selamat melayani. Kiranya tugas yang dipercayakan ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kerendahan hati, dan semangat kebersamaan, sehingga seluruh rangkaian perayaan HUT ke-103 GGP dapat berlangsung dengan baik dan menjadi kemuliaan bagi Tuhan serta berkat bagi banyak orang,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut diumumkan bahwa Majelis Daerah (MADA) Jawa Barat dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan HUT ke-103 GGP. Ketua MADA Jawa Barat, Pdt. Semuel Benaja, ST., M.Pd, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh dedikasi.
Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pelayanan yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan demi memperkuat kebersamaan warga gereja.
Kepanitiaan HUT ke-103 GGP dipimpin oleh Ibu Yenny, Bendahara Majelis Daerah Jawa Barat, yang dipercaya sebagai Ketua Panitia. Ia mengungkapkan bahwa waktu persiapan yang tersedia relatif singkat, yakni kurang dari satu bulan.
Meski demikian, seluruh panitia menyambut tugas tersebut dengan penuh sukacita dan komitmen untuk mempersiapkan perayaan yang dapat menjadi berkat bagi seluruh warga GGP.
Panitia berharap seluruh unsur dalam tubuh gereja dapat mengambil bagian dalam perayaan tersebut, mulai dari Majelis Pusat, Dewan Pembina, Badan Pemeriksa Perbendaharaan (BPP), para Ketua MADA dan MAWIL, hingga para gembala jemaat dari berbagai daerah.
Perayaan HUT ke-103 GGP rencananya akan digelar di GGP Immanuel Bogor, yang diharapkan menjadi momentum refleksi perjalanan panjang gereja sekaligus penguatan komitmen pelayanan bagi generasi mendatang.
Perayaan tahun ini mengusung tema “Kasih Allah Tidak Berkesudahan” yang diambil dari Ratapan 3:22, sebagai pengingat bahwa perjalanan gereja hingga melampaui satu abad tidak terlepas dari kasih Tuhan yang senantiasa diperbarui bagi umat-Nya.
Selain mempersiapkan perayaan tersebut, GGP juga tengah menatap agenda besar lainnya, yakni Sidang Raya XVI GGP yang akan dilaksanakan di Banten pada 20–23 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Beyond”, yang terinspirasi dari Yosua 3:4.
Tema tersebut menjadi seruan bagi gereja untuk berani melangkah lebih jauh, melampaui batas-batas lama, serta menghadapi tantangan zaman dengan iman dan keyakinan kepada Tuhan yang menuntun perjalanan gereja.
Momentum pelantikan panitia ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang GGP bukan hanya tentang usia gereja, tetapi tentang kesetiaan iman dan komitmen untuk terus melayani serta membawa terang bagi masyarakat.
Jurnalis: Romo Kefas
Media: PelitaKota.id


