
Maros – Proses pembentukan prajurit elite Kostrad memasuki tahap krusial. Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo, memimpin langsung Sidang Pantukhir Seleksi Latihan Pembentukan (Lattuk) Prajurit Taipur XII Tahun Anggaran 2026 tingkat daerah di GOR Denpandutaikam Brigif 3/3 Kostrad, Maros, Sulawesi Selatan, Senin (6/04/2026).
Sidang Pantukhir merupakan tahapan penentuan akhir dalam rangkaian seleksi panjang yang telah dilalui para peserta. Pada tahap ini, setiap calon dinilai secara menyeluruh, mulai dari aspek fisik, ketahanan mental, hingga kemampuan khusus yang menjadi syarat utama prajurit Taipur.
Dalam arahannya, Pangdivif 3 Kostrad menekankan pentingnya objektivitas dan profesionalisme dalam proses seleksi. Ia mengingatkan bahwa prajurit yang terpilih nantinya harus benar-benar memiliki kualitas unggul dan kesiapan menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.
“Taipur bukan sekadar kebanggaan, tetapi tanggung jawab besar. Prajurit yang terpilih harus memiliki daya juang tinggi, disiplin, serta kemampuan yang teruji,” tegasnya.
Seluruh peserta sebelumnya telah melewati berbagai tahapan seleksi yang ketat dan kompetitif, sehingga hanya kandidat terbaik yang berhak melaju ke tahap akhir ini.
Melalui proses seleksi ini, diharapkan akan lahir prajurit-prajurit Taipur yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan profesionalisme tinggi dalam mendukung tugas-tugas satuan di masa mendatang.
(Penkostrad)
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi



