Natal BMPTKKI 2026 : Dirjen Bimas Kristen Tekankan Peran Perguruan Tinggi Kristen Jaga Keluarga
Jakarta,17 Januari 2026 — Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Indonesia (BMPTKKI) menyelenggarakan Ibadah Natal bersama di Aula Sinode GBI, Jakarta, Sabtu (17/01/2026). Ibadah ini menjadi momentum refleksi iman, konsolidasi akademik, sekaligus penguatan peran strategis Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen (PTKK) dalam menjaga ketahanan keluarga dan moral bangsa.
Hadir dalam ibadah Natal tersebut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Jeane Marie Tulung, yang beberapa hari sebelumnya, tepatnya 15 Januari 2026, merayakan ulang tahun. Kehadiran Dirjen Bimas Kristen pada Natal BMPTKKI menjadi simbol kesinambungan pelayanan, kepemimpinan, dan pengabdian bagi gereja, dunia pendidikan, dan bangsa.
Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Kristen menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong BMPTKKI meraih capaian terbaik pada tahun 2026, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia perguruan tinggi.
“Tahun-tahun ke depan BMPTKKI harus semakin menyala dan semakin siap secara SDM. Tahun ini kita bersyukur ada 9 promosi profesor dan sekitar 300 lektor kepala. Ini capaian yang menggembirakan. Ke depan kita siapkan lebih banyak lagi, dan mari jangan banyak mengeluh,” ujarnya.
Sejalan dengan tema Natal BMPTKKI, Dirjen Bimas Kristen mengingatkan bahwa keluarga Indonesia saat ini tengah menghadapi krisis multidimensi. Ia menyoroti fenomena fatherless serta meningkatnya kasus penyimpangan moral yang melibatkan figur otoritas keagamaan dan pendidik.
“Kita menyaksikan banyak peristiwa yang melibatkan pemimpin agama dan pendidik yang menyimpang. Anak-anak dan mahasiswa menjadi korban. Salah satu akar persoalannya adalah ketidakhadiran ayah dalam keluarga,” tegasnya.
Menurutnya, Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen tidak boleh tinggal diam, melainkan harus menghadirkan program pendidikan, pendampingan, dan riset yang mampu menjawab krisis keluarga dan pembentukan karakter generasi muda secara nyata.
Ketua Umum BMPTKKI, Pdt. Prof. Dr. Stevry I. Lumintang, M.Th, menyampaikan bahwa Ibadah Natal BMPTKKI dihadiri perwakilan dari 35 Sekolah Tinggi Teologi (STT) di wilayah Jabodetabek.
“Kabar baiknya, capaian akreditasi pada tahun 2025 semakin membaik. Jumlah lektor kepala bertambah dan kualitas institusi semakin stabil. Tidak ada lagi kegaduhan. Paling tidak, yang ada adalah ketenangan di bahtera BMPTKKI,” ungkapnya.
Saat ini, BMPTKKI menaungi 210 dari 386 Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen yang ada di Indonesia. Ke depan, BMPTKKI akan menggelar program coaching dosen lektor di berbagai kota sebagai bagian dari penguatan mutu akademik nasional.
Dalam khotbah Natal, Pdt. Rubin Adi menegaskan bahwa Allah memakai keluarga sebagai sarana keselamatan bagi seluruh ciptaan, merujuk Yohanes 3:16 yang menjadi tema Natal BMPTKKI tahun ini.
“Dunia (kosmos) mencakup seluruh ciptaan. Alam bukan sekadar objek komoditas, melainkan sesama ciptaan yang dikasihi Allah. Karena itu, menjaga harmoni dengan alam adalah panggilan iman,” tegasnya.
Pesan tersebut sejalan dengan pengingat Ketua Umum BMPTKKI bahwa mengasihi alam adalah bagian tak terpisahkan dari mengasihi manusia dan kehidupan itu sendiri.
Ketua Panitia Natal BMPTKKI, Pdt. Dr. Junior Natan Silalahi, M.Th, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya ibadah Natal BMPTKKI.
Ibadah Natal semakin semarak dengan penampilan paduan suara dari STT Amanat Agung dan STT Apolos. Sementara itu, Sekretaris Umum BMPTKKI, Pdt. Dr. Nasokhili Giawa, M.Th, membawakan dua puisi bertema ekoteologi yang menggugah kesadaran iman dan tanggung jawab ekologis.
BMPTKKI juga tengah menuntaskan dua karya strategis, yakni Buku Teologi & Kurikulum Cinta Berbeda Agama dan Kepercayaan yang akan diluncurkan pada Februari 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada Menteri Agama RI, serta Buku Supremasi Injil dalam Dunia Akademik yang direncanakan diluncurkan pada Konvensi Injil, 6–7 Maret 2026 di STT Reform Injili Internasional, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Momentum Natal BMPTKKI tahun ini pun menjadi semakin bermakna, bertepatan dengan ulang tahun Dirjen Bimas Kristen, sebagai pengingat bahwa pelayanan, kepemimpinan, dan pengabdian kepada keluarga, gereja, dan bangsa adalah panggilan yang harus terus dijaga dan diperjuangkan bersama.
Jurnalis: Romo Kefas




