Muswil II DPW ICDN DKI Jakarta Masih Berlangsung, Konsolidasikan Peran Cendekiawan Dayak di Ibu Kota
Jakarta,16 Januari 2026 — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional Provinsi DKI Jakarta tengah menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) II pada Jumat (16/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis konsolidasi organisasi sekaligus penegasan arah peran cendekiawan Dayak di wilayah ibu kota.

Muswil II dilaksanakan secara hybrid dengan pusat kegiatan di Aula GKE Anthiokia, Cawang, Jakarta Timur, serta diikuti peserta dari berbagai daerah. Agenda ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) ICDN.

Ketua Panitia Muswil II, Timotius Sipur, menyampaikan bahwa musyawarah ini dirancang sebagai ruang evaluasi organisasi dan perumusan langkah strategis ke depan.
“Muswil II menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi serta merumuskan program kerja ICDN yang relevan dengan dinamika DKI Jakarta,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Sejumlah unsur organisasi turut mengikuti jalannya musyawarah, mulai dari pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN), dewan pembina dan dewan penasihat DPW ICDN DKI Jakarta, hingga para cendekiawan dan tokoh Dayak. Kehadiran lintas unsur ini diharapkan memperkuat sinergi internal dan soliditas organisasi.
Ketua Umum DPN ICDN Dr. Ir. Willy Midel Yosep dalam sambutannya menekankan pentingnya peran cendekiawan Dayak sebagai kekuatan intelektual yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa ICDN harus adaptif terhadap tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri budaya Dayak.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN ICDN Prof. Dr. Uras Tantulo menilai Muswil II sebagai tonggak penguatan tata kelola organisasi yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya di lingkungan perkotaan yang dinamis seperti Jakarta.

Hingga berita ini diturunkan, rangkaian Muswil II DPW ICDN DKI Jakarta masih berlangsung dengan agenda pembahasan laporan organisasi, penyusunan rekomendasi, serta perumusan program kerja ke depan. Musyawarah ini diharapkan menghasilkan keputusan strategis guna memperkuat kontribusi ICDN di bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan, sejalan dengan semangat “Dayak Bangkit, Dayak Maju, Dayak Indonesia.”
Sumber:
Dr. Leo Fransisco, M.Pd
Bidang Pendidikan dan Diklat
Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional


