Kediri – Pelitakota .Seorang pria bernama Agus Prayitno., ST yang mengaku sebagai Direktur SDM dan Umum PT. RD Malaranti dan PT. Radior Dirgantara diduga kuat melakukan aksi penipuan dengan modus bisa memasukan kerja sebagai pegawai di Bandara Dhoho Kediri. Selasa (12/3/2024).
Dengan iming-iming bisa memasukan kerja sebagai pegawai di Bandara Dhoho Kediri, Agus Prayitno kemudian meminta para korbannya untuk menyetor sejumlah uang mulai dari Rp. 20 juta sampai dengan Rp. 30 juta.
Untuk meyakinkan korban diterima sebagai pegawai, Agus Prayitno juga mengirimkan bukti berupa Surat Pemberitahuan kelulusan atas nama PT. RD Malaranti dan PT. Radior Dirgantara dengan Kop Surat berlogo Kementrian Perhubungan yang ditandatangani oleh Agus Prayitno., ST selaku Penanggung Jawab Direktur SDM dan Umum serta diketahui Direksi Iwan Tjatur K.
Tak hanya mengaku sebagai Direktur SDM dan Umum di PT. RD Malaranti dan PT. Radior Dirgantara. Untuk mengelabuhi para korbannya, Agus Prayitno juga mengaku sebagai Direktur SDM dan Umum di PT. Angkasa Pura.
Terkuaknya aksi Agus Prayitno tersebut terungkap saat Yuliantari (52) orang salah satu korban melakukan klarifikasi ke pihak PT. Angkasa Pura di Bandara Juanda. Dari keterangan yang didapat melalui pihak keamanan PT. Angkasa Pura juga memastikan jika ID Card Agus Prayitno yang tertera sebagai Direktur SDM dan Umum di PT. Angkasa pura adalah palsu.
“Dari keterangan pihak Security tadi, KTA Agus Prayitno adalah palsu,” ujar Yuliantari. Senin (11/3/2024).
Sementara itu, Agus Prayitno., ST yang mengaku sebagai Direktur SDM dan Umum PT. RD Malaranti dan PT. Radior Dirgantara saat dikonfirmasi melalui WA di No. +62 8384292XXXX belum ada tanggapan.
Sedangkan, Iwan Tjatur K selaku Direksi PT. RD Malaranti dan PT. Radior Dirgantara yang namanya tertera di Surat Keterangan kelulusan dan Kwitansi Penerimaan Pembayaran, Saat dikonformasi Nusantaranews malah balik mengancam menuntut apabila PT. RD Malaranti dan PT. Radior Dirgantara diberitakan.
Iwan Tjatur K yang didampingi kuasa hukumnya justru mengaku pihaknya yang dirugikan oleh Agus Prayitno karena PT. RD Malaranti dan PT. Radior Dirgantara namanya telah dicatut.
“Sebenarnya saya disini juga sangat-sangat di rugikan oleh pelaku penipuan tersebut, dimana PT saya RD MALARANTI dan LKP RADIOR DIRGANTARA di pakai untuk melakukan penipuan kepada para korban yang kurang lebih 10 orang, dan saya juga akan melakukan pelaporan ke pihak yang berwajib terkait pencemaran nama saya juga karena dalam surat itu tanda tangan saya juga di palsukan oleh pelaku untuk menipu para korban,” tuturnya.
Namun sayangnya yang menjadi tanda tanya besar ?, Meski mengaku sebagai korban karena perusahaannya dicatut, Iwan Tjatur K selaku Direksi PT. RD Malaranti dan PT. Radior Dirgantara ternyata hingga saat ini belum melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian dan justru malah menyuruh orang tua korban yang melaporkan dahulu kasus tersebut ke pihak kepolisian.( dn)