“Lapangan Rasa Stadion!” RTP Padurenan Diresmikan, Dedi Mulyadi–Tri Adhianto Turun Langsung Adu Skill

Spread the love

“Lapangan Rasa Stadion!” RTP Padurenan Diresmikan, Dedi Mulyadi–Tri Adhianto Turun Langsung Adu Skill

KOTA BEKASI — Mustika Jaya bergemuruh! Lapangan Padurenan yang kini bertransformasi menjadi Ruang Terbuka Publik (RTP) Padurenan resmi dibuka, Selasa (17/2/2026). Bukan cuma seremoni, peresmian ini berubah jadi pesta rakyat ketika Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir langsung, disusul laga persahabatan yang bikin warga heboh.

Sejak sore, warga memadati area lapangan. Anak-anak berlarian, pedagang kecil kebanjiran pembeli, dan komunitas olahraga ikut meramaikan suasana. RTP Padurenan seolah langsung “hidup” bahkan sebelum pidato selesai.

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menekankan bahwa ruang terbuka publik adalah investasi sosial jangka panjang.
“Lapangan ini bukan sekadar tanah lapang. Ini tempat anak-anak membangun mimpi, tempat warga membangun kebersamaan,” ujarnya.

Tri Adhianto menyebut RTP Padurenan sebagai simbol wajah baru ruang publik Kota Bekasi.
“Kita ingin ruang seperti ini jadi pusat aktivitas sehat. Bekasi harus punya ruang terbuka yang aktif, aman, dan membanggakan,” katanya disambut tepuk tangan warga.

Laga Persahabatan Jadi Sorotan

Yang bikin suasana makin panas adalah pertandingan persahabatan antara tim Kang Dedi Mulyadi (KDM) melawan tim Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi. Meski bertajuk fun match, duel berlangsung seru dan penuh tawa.

Warga bersorak setiap kali bola mendekati gawang. Beberapa momen aksi para pejabat di lapangan langsung viral di media sosial. Banyak yang menyebut, “Ini baru peresmian rasa festival!”

Lebih dari Sekadar Lapangan

RTP Padurenan diharapkan menjadi pusat kegiatan warga Mustika Jaya—mulai dari olahraga, kegiatan komunitas, hingga acara kebudayaan. Pemerintah menegaskan, ruang publik seperti ini adalah bagian dari upaya menciptakan kota yang sehat, ramah keluarga, dan berdaya saing.

Kini, bola sudah bergulir. Tinggal bagaimana warga bersama-sama menjaga dan merawatnya agar RTP Padurenan benar-benar menjadi kebanggaan Mustika Jaya.

Jurnalis: Romo Kefas

Tinggalkan Balasan