
Belu – Persoalan keterbatasan air bersih di wilayah perbatasan RI–RDTL mendapat perhatian serius dari Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad. Melalui kegiatan karya bakti, prajurit bersama warga membangun fasilitas penampungan air di Dusun Auren, Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Minggu (5/04/2026).
Pembangunan ini menjadi langkah konkret untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini masih mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih, terutama saat musim kemarau.
Personel Pos Laktutus turun langsung ke lapangan, bekerja berdampingan dengan masyarakat dalam proses pembangunan. Sinergi ini mencerminkan kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam menghadapi tantangan di wilayah perbatasan.
Selain membantu secara fisik, kehadiran Satgas juga memberikan dorongan moral bagi masyarakat untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pembangunan fasilitas yang bermanfaat jangka panjang.
Program ini sekaligus menegaskan bahwa peran Satgas Pamtas tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan wilayah, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat perbatasan.
Dengan terbangunnya penampungan air tersebut, diharapkan kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi secara lebih optimal, sekaligus meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat setempat.
(Penkostrad)
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi



