“Jangan Sampai Gereja Kehilangan Api Misi!” Prof. Dr. Irwan Widjaja Sentil Pelayan Tuhan di KPN PGLII 2026
Bandung – Prof. Dr. Irwan Widjaja, Ketua I PGLII sekaligus Ketua STT REAL Batam, menyampaikan pesan tajam dalam pleno hari kedua Konferensi Penginjil Nasional (KPN) PGLII 2026. Di hadapan ratusan hamba Tuhan dari berbagai daerah Indonesia, ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat penginjilan sebagai identitas utama gereja.
Mengangkat firman Tuhan dari Yesaya 52:7, Prof. Irwan menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk menjadi pembawa kabar baik dan harapan bagi masyarakat. Ia menilai bahwa dunia saat ini menghadapi berbagai tekanan sosial dan moral, sehingga kehadiran gereja menjadi semakin penting.
Dengan gaya penyampaian santai dan diselingi humor ringan, Prof. Irwan mengingatkan bahwa banyak pelayan Tuhan yang aktif dalam kegiatan gereja, namun berpotensi kehilangan fokus terhadap panggilan misi.
Ia juga menyoroti perubahan zaman yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi digital. Menurutnya, gereja harus mampu menyesuaikan pola pelayanan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern tanpa meninggalkan nilai dasar Injil.
Dalam materinya, Prof. Irwan turut menekankan pentingnya pendidikan sebagai strategi pelayanan jangka panjang. Mengutip Yesaya 49:6, ia menegaskan bahwa gereja memiliki tanggung jawab membangun generasi yang kuat secara spiritual dan moral.
Pesan tersebut mendapat perhatian serius dari peserta konferensi. Seorang peserta dari wilayah timur Indonesia yang enggan disebutkan namanya mengaku merasa diingatkan kembali tentang makna pelayanan yang sesungguhnya.
KPN PGLII 2026 yang diikuti lebih dari 300 hamba Tuhan dari seluruh Indonesia menjadi momentum penguatan pelayanan penginjilan nasional sekaligus refleksi bagi gereja dalam menghadapi tantangan pelayanan di era modern.
(Jurnalis: Romo Kefas)


