Heboh di Siliwangi! Ibadah Perdana Doa Pemuda Bogor Lahirkan “Jeremiah Generation”

Spread the love

Heboh di Siliwangi! Ibadah Perdana Doa Pemuda Bogor Lahirkan “Jeremiah Generation”

Bogor – Malam Jumat (20/2/2026) menjadi momen yang tak biasa di kawasan Jalan Siliwangi, Bogor. Ibadah perdana Doa Pemuda dan Pemudi Kota Bogor di Gereja City Transform Community (CTC) berlangsung penuh gairah dan langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan anak muda Kristen.

Sejak dimulai pukul 19.00 WIB, ruangan ibadah dipenuhi semangat pujian dan doa. WL Bu Win memimpin penyembahan yang diiringi suara Desy dan Danial, menciptakan suasana yang menyentuh sekaligus membakar semangat peserta. Energi kebersamaan terasa kuat, dengan peserta larut dalam doa yang dinaikkan bagi kota dan generasi muda.

Puncak ibadah terjadi saat Sdr. HIU Hedison menyampaikan Firman Tuhan dari Roma 12:1–3. Dalam pesannya, ia menyerukan lahirnya “Jeremiah Generation” — generasi muda yang tidak kompromi dengan arus zaman, berani tampil beda, dan siap menjadi agen perubahan rohani.

“Anak muda jangan hanya jadi penonton sejarah. Jadilah pelaku perubahan. Persembahkan hidupmu dan bawa pembaruan bagi kota ini,” serunya, yang disambut tepuk tangan dan seruan setuju dari peserta.

Konsep “Jeremiah Generation” menekankan karakter anak muda yang berani menyuarakan kebenaran, memiliki beban doa, tahan menghadapi tekanan, dan tetap setia dalam panggilan. Pesan tersebut dinilai relevan dengan tantangan generasi saat ini yang hidup di tengah derasnya arus budaya dan pengaruh digital.

Sejumlah peserta mengaku tersentuh dan termotivasi untuk lebih aktif dalam doa serta pelayanan sosial di lingkungan masing-masing. Mereka berharap gerakan doa ini berlanjut secara rutin dan menjangkau lebih banyak anak muda di Kota Bogor.

Hingga berita ini diterbitkan, ibadah masih berlangsung dalam suasana yang penuh semangat dan komitmen. Malam itu, di tengah doa dan pujian, sebuah tekad bersama digaungkan: melahirkan generasi Yeremia yang membawa terang bagi Bogor.

Jurnalis: Atma
Editor: Romo Kefas

Tinggalkan Balasan