Hari Depan Ada di Tangan Tuhan

Spread the love

Hari Depan Ada di Tangan Tuhan

Masa depan adalah sebuah kesempatan yang belum terpenuhi—sebuah jalan yang belum kita lalui dan kehidupan yang belum kita jalani. Namun satu hal yang pasti: masa depan sangat ditentukan oleh prioritas dan tujuan hidup kita hari ini. Arah yang kita ambil sekarang akan menentukan di mana kita akan berdiri kelak.

Banyak orang merasa takut menghadapi masa depan karena ketidakpastian. Kekhawatiran tentang pekerjaan, keluarga, kesehatan, dan kehidupan sering kali membebani pikiran. Tetapi sebagai orang yang hidup di dalam kebenaran Firman Tuhan, kita tidak dipanggil untuk hidup dalam ketakutan, melainkan dalam iman.

Sebuah ilustrasi sederhana menolong kita memahaminya.
Ketika kita hanya memiliki uang 10–15 ribu rupiah untuk makan, tentu kita akan mencari tempat makan dengan harga yang sesuai. Kita cenderung berhati-hati, bahkan takut memilih makanan yang lebih mahal, karena khawatir tidak sanggup membayar. Namun situasinya berubah ketika seorang sahabat mengajak kita makan di restoran mewah dan ia yang menanggung biayanya. Saat itu, kita tidak lagi sibuk menghitung harga. Kita memilih dengan lebih tenang dan percaya.

Mengapa demikian?
Karena kita percaya kepada orang yang mengajak kita—bahwa ia mampu membayar.

Demikian pula dengan kehidupan kita. Kita tidak perlu hidup dalam kekhawatiran berlebihan tentang masa depan, karena Tuhan yang mengajak kita melangkah adalah Tuhan yang sanggup memelihara. Kasih-Nya menyertai, kuasa-Nya mencukupi, dan rencana-Nya tidak pernah gagal.

Memasuki Tahun 2026, kita dapat menjalaninya bukan dengan rasa takut, tetapi dengan penantian iman—menantikan apa yang Tuhan akan lakukan di dalam kita dan melalui kita. Masa depan kita sebagai anak-anak-Nya bukan gelap dan suram, melainkan secerah janji-janji-Nya.

Jika kita pernah merasa seolah-olah dilupakan Tuhan, jika kita pernah merasa Tuhan berlawanan dengan kita, atau jika kita pernah takut menghadapi hari depan, maka firman Tuhan kepada bangsa Israel ini juga berlaku bagi kita:

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
29:11

Firman ini menegaskan satu kebenaran penting: masa depan orang percaya tidak berada di tangan keadaan, tetapi di tangan Tuhan. Dan tangan Tuhan adalah tangan yang setia, penuh kasih, dan dapat dipercaya.


Selamat beraktivitas di akhir pekan dalam perkenan-Nya.
STAY in GOD.
Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias. Kiranya Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya senantiasa kepada kita semua. Selamat menikmati divine breakthrough, divine solution, divine resolution, dan divine fission.

— Abah Daniel


Tinggalkan Balasan