Futsal Jadi Panggung Persaudaraan! 30 RS Swasta ‘Bertarung’ Seru di HUT ke-8 ARSSI Bogor Raya
Bogor – Lapangan berubah menjadi lautan semangat dan tawa ketika puluhan tenaga kesehatan meninggalkan rutinitas ruang perawatan dan mengenakan sepatu futsal. Momentum itu terjadi dalam perayaan HUT ke-8 yang dikemas melalui turnamen futsal antar rumah sakit swasta.
Sebanyak 30 rumah sakit dari total 42 anggota ikut ambil bagian dalam ajang olahraga tersebut. Tidak sekadar mengejar gelar juara, turnamen ini justru menjadi ruang langka bagi para tenaga kesehatan untuk melepas penat sekaligus memperkuat relasi lintas rumah sakit.
Ketua Panitia, dr. Mula Dharma VA, MKM, menegaskan bahwa kompetisi ini lahir dari semangat membangun kekompakan di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
“Di balik seragam medis, kami semua adalah keluarga besar pelayanan kesehatan. Lewat olahraga, hubungan kerja sama bisa semakin kuat dan lebih humanis,” ujarnya.
Turnamen yang dimulai sejak pagi hari itu langsung disambut antusias peserta dan pendukung masing-masing rumah sakit. Sorak-sorai suporter, strategi permainan cepat, hingga duel sengit di lapangan membuat suasana pertandingan terasa hidup dan penuh energi.
Kegiatan tersebut dibuka oleh dr. Vidi Indrawan, MARS, yang mengingatkan bahwa nilai utama dalam pertandingan adalah kebersamaan, bukan sekadar kemenangan.
“Ajang ini menunjukkan bahwa kompetisi bisa berjalan sehat tanpa meninggalkan rasa persaudaraan. Sportivitas harus menjadi identitas kita,” katanya.
Menariknya, unsur keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Sejumlah tim medis disiagakan di sekitar arena untuk mengantisipasi cedera pemain. Kehadiran tenaga medis ini sekaligus menegaskan bahwa profesionalisme tetap menjadi prioritas meskipun berada dalam suasana kompetisi olahraga.
Pada sesi penutupan, Ketua ARSSI Bogor Raya, dr. Yudhy Iskandar, MARS, hadir memberikan penghargaan kepada para pemenang. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antar rumah sakit swasta di Bogor Raya.
“Kolaborasi seperti ini penting karena pelayanan kesehatan membutuhkan kekompakan lintas institusi. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus dijaga,” ungkapnya.
Perayaan HUT ke-8 ARSSI Bogor Raya melalui turnamen futsal ini menjadi bukti bahwa dunia kesehatan tidak hanya identik dengan pelayanan medis, tetapi juga mampu menghadirkan ruang kebersamaan yang menguatkan solidaritas. Energi positif dari lapangan futsal diharapkan dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Jurnalis: Romo Kefas


