FITNAH (GOSIP)

Spread the love

FITNAH (GOSIP)

Fitnah atau gosip adalah peristiwa yang sangat menjengkelkan sekaligus menyakitkan. Ada pepatah yang mengatakan, “Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.” Dalam kenyataannya, tanpa disadari banyak orang justru senang memfitnah dan menyebarkan gosip tentang orang lain.

Alkitab dengan tegas mencela perbuatan tersebut. Di hadapan Tuhan, fitnah dan gosip bukanlah dosa kecil, melainkan dosa yang serius.

Dalam buku Iman dalam Perbuatan dijelaskan bahwa gosip dan fitnah memiliki kaitan yang sangat erat—meskipun gosip belum tentu selalu berupa fitnah. Namun, yang sering menjadi bahan gosip biasanya adalah hal-hal buruk tentang orang lain.

Ironisnya, meskipun banyak orang mengetahui bahwa gosip dan fitnah sangat berbahaya serta sangat dibenci Tuhan, tetap saja banyak orang menikmati aktivitas bergosip dan memfitnah.

Mengapa demikian? Karena ada rasa bangga ketika seseorang merasa mengetahui lebih banyak daripada orang lain. Ia lalu menceritakan apa yang diketahuinya agar orang lain melihat bahwa dirinya memiliki informasi dan pengetahuan lebih. Dari situlah muncul sikap membanggakan diri.

Gosip dan fitnah membuat seseorang menerima cap dan penilaian yang beragam tanpa pernah diberi kesempatan untuk membela diri atau menjelaskan kebenaran yang sesungguhnya. Ini adalah bentuk hukuman yang sangat berat, dijatuhkan tanpa proses yang adil.

Sekalipun seseorang bersalah atau berbuat jahat, bukan berarti ia pantas digosipkan atau difitnah. Jika seseorang sudah jatuh, seharusnya ia diangkat, bukan semakin dijatuhkan.

Tuhan menghendaki agar orang yang bersalah ditegur dengan kasih, dinasihati dengan hikmat, dan diampuni dengan ketulusan. Mengampuni adalah salah satu prinsip utama dalam kehidupan orang percaya.

“TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu?
Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?
Yaitu dia yang berlaku tidak bercela,
yang melakukan apa yang adil
dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,
yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya,
yang tidak berbuat jahat terhadap temannya
dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya.”

(Mazmur 15:1–3)

Selamat beraktivitas dalam perkenan-Nya. STAY in GOD.
Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Kiranya Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya senantiasa kepada kita semua.
Selamat menikmati divine breakthrough, divine solution, divine resolution, dan divine fission.

Oleh: Abah Daniel


Tinggalkan Balasan