
KOTA BEKASI – Di tengah gema takbir dan suasana Hari Raya Idulfitri 1447 H, ada pemandangan berbeda di Kota Bekasi. Kediaman Wali Kota Tri Adhianto berubah menjadi ruang terbuka penuh kehangatan, tempat warga datang tanpa jarak dan tanpa sekat.
Sejak pagi, langkah demi langkah warga memadati lokasi open house. Mereka datang dengan satu tujuan: bersilaturahmi. Tidak sedikit yang rela antre demi bisa berjabat tangan langsung dengan orang nomor satu di Kota Bekasi tersebut.
Didampingi keluarga, Tri menyambut setiap tamu dengan sikap ramah dan sederhana. Tidak ada kesan formal yang kaku—yang terasa justru nuansa kekeluargaan yang kuat, layaknya berkumpul di rumah sendiri.
“Lebaran bukan hanya tentang perayaan, tapi tentang kembali menyatukan hati,” ungkap Tri.
Open house yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.30 WIB ini menjadi titik temu berbagai lapisan masyarakat. Dari pejabat hingga warga biasa, semua melebur dalam suasana yang sama: hangat, akrab, dan penuh kebersamaan.
Bagi sebagian warga, momen ini menjadi pengganti suasana kampung halaman. Terutama bagi mereka yang belum sempat mudik, kehadiran open house ini menghadirkan rasa “pulang” di tengah kota.
Di kesempatan tersebut, Tri juga menyampaikan pesan penuh perhatian bagi masyarakat yang sedang atau akan melakukan perjalanan mudik agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan.
“Salam hangat untuk keluarga di kampung. Semoga kita semua diberi sukacita dan keberkahan di hari yang fitri ini,” tutupnya.
Lebih dari sekadar tradisi, open house ini menjadi simbol bahwa kepemimpinan yang kuat lahir dari kedekatan—bukan hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam kehadiran nyata di tengah masyarakat.
Jurnalis: Romo Kefas




