“Dari Bandung untuk Indonesia” — KPN 2026 Luncurkan Gerakan Penginjilan Lebih Masif dan Terorganisir
Bandung – Konferensi Penginjilan Nasional (KPN) 2026 resmi ditutup dengan sebuah pernyataan yang disebut peserta sebagai “titik nyala baru” gerakan misi di Indonesia. Selama beberapa hari pelaksanaan, forum ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan rohani, tetapi juga panggung konsolidasi besar pelayanan gereja lintas daerah dan denominasi.
Sejak hari pertama, konferensi diisi dengan penguatan spiritual, strategi pelayanan, hingga forum diskusi yang membahas realitas pelayanan di berbagai wilayah. Para peserta yang datang dari kota besar hingga daerah terpencil membawa satu semangat yang sama: memperluas jangkauan Injil secara lebih sistematis dan berdampak.
Pada sesi-sesi pembekalan, isu transformasi pelayanan menjadi perhatian utama. Gereja didorong untuk tidak lagi berjalan dengan pola lama yang terbatas pada aktivitas internal, melainkan bergerak aktif menjawab kebutuhan sosial masyarakat. Pelayanan dinilai harus menyentuh pembinaan generasi muda, penguatan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi jemaat.
Puncak konferensi ditandai dengan pembacaan deklarasi nasional yang menegaskan komitmen menjaga api penginjilan tetap menyala. Deklarasi tersebut berisi tekad untuk menjangkau wilayah yang belum tersentuh pelayanan, merintis jemaat baru, serta memperkuat jaringan kolaborasi antar gereja dan lembaga misi.
Salah satu penekanan kuat dalam konferensi ini adalah pentingnya kemandirian pelayanan. Peserta sepakat bahwa kewirausahaan dapat menjadi bagian dari strategi misi modern, guna menopang keberlanjutan pelayanan di tengah tantangan dana dan sosial.
Selain itu, regenerasi menjadi agenda strategis. Pelatihan penginjil muda secara berkelanjutan disebut sebagai langkah penting untuk memastikan estafet pelayanan tetap berjalan dan tidak terhenti pada satu generasi.
Atmosfer konferensi dipenuhi semangat kebersamaan dan optimisme. Diskusi antar peserta berlangsung dinamis, mempertemukan pengalaman pelayanan dari berbagai konteks budaya dan sosial di Indonesia.
KPN 2026 pun dipandang sebagai momentum kebangkitan baru gerakan penginjilan nasional. Dari Bandung, pesan yang disuarakan tegas: gereja Indonesia siap bergerak lebih masif, lebih terarah, dan lebih berdampak bagi bangsa.
Jurnalis: Romo Kefas


