Bangkitkan Suara Kristen, Ubah Nasib Bangsa: Saatnya Berjuang, Menjadi Penentu Sejarah Indonesia!

Spread the love

Bogor – Di tengah tantangan besar yang mengancam keberagaman dan keadilan bangsa ini, Indonesia berada di persimpangan jalan. Gelombang ketidakadilan, intoleransi, dan diskriminasi terus menggerogoti fondasi bangsa yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Saatnya kita bertanya: Apakah kita akan tetap menjadi penonton yang pasif, ataukah kita akan bangkit dan berperan aktif sebagai kekuatan yang mampu menulis ulang sejarah bangsa ini?

“Jer Basuki Mawa Beya” — Untuk meraih keberhasilan, pengorbanan adalah keharusan. Ungkapan Jawa ini mengingatkan kita bahwa keberhasilan besar tidak datang tanpa pengorbanan dan keberanian. Saat ini, kita harus membuktikan bahwa umat Kristen Indonesia mampu menjadi kekuatan utama yang memimpin perubahan, memperjuangkan keadilan, dan menjaga keberagaman bangsa ini.

Selama ini, hak-hak umat Kristen sering terabaikan. Pembangunan rumah ibadah yang sulit, anggaran yang minim, serta perlakuan diskriminatif menunjukkan bahwa posisi kita sebagai warga negara yang setara masih jauh dari harapan. Suara kita sering tenggelam dan tidak mampu mempengaruhi kebijakan yang langsung berdampak pada kehidupan kita. Padahal, Alkitab mengingatkan kita bahwa “Kita adalah terang dunia dan garam bumi” (Matius 5:13-14). Bagaimana mungkin kita menjadi terang jika kita tidak berani bersuara dan bertindak?

Ini saatnya kita bangkit dan menegaskan keberanian kita. Kita harus membangun kekuatan politik berbasis nilai-nilai Kristiani yang kokoh dan berintegritas. Melalui partai politik Kristen yang jujur dan berani, kita bisa masuk ke semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara—dari pemerintahan, birokrasi, hingga dunia usaha. Jangan biarkan peluang ini hilang karena ketidakpedulian dan ketakutan.

Ingatlah, “Jer Basuki Mawa Beya” — keberhasilan bangsa ini tidak akan tercapai tanpa pengorbanan dan keberanian dari kita semua. Tokoh-tokoh Kristen di masa lalu yang berani melawan ketidakadilan dan memperjuangkan hak kaum tertindas adalah bukti bahwa kekuatan iman dan keberanian mampu mengubah sejarah. Gereja-gereja di seluruh Indonesia yang aktif dalam aksi sosial dan kemanusiaan adalah cermin bahwa kasih Kristus mampu menyatukan dan memperkuat bangsa.

Sekarang, saatnya kita melanjutkan perjuangan itu melalui jalur politik. Mari kita bentuk kekuatan yang mampu memperjuangkan keadilan dan kesetaraan. Jangan biarkan suara kita teredam dan hak-hak kita terus terpinggirkan. Bersatu dan berjuang, kita akan mampu mengubah wajah bangsa ini menjadi lebih adil, inklusif, dan berwarna.

Ini bukan sekadar mimpi, ini panggilan sejarah. Mari kita songsong fajar baru bangsa Indonesia yang berlandaskan kasih Kristiani, keberanian, dan tekad bulat untuk menjaga keberagaman. Pilihan ada di tangan kita: menjadi penonton atau menjadi pelaku perubahan besar. Tuhan memberkati setiap langkah perjuangan kita!

Oleh Kefas Hervin Devananda (Romo Kefas), Jurnalis Senior Pewarna Indonesia, Waksekjend Ormas Parkindo

Tinggalkan Balasan