Jakarta, Selasa (6/1/2026) — Free Palestine Network (FPN) menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menunjukkan solidaritas bagi rakyat Venezuela dan menentang agresi militer Amerika Serikat (AS). Aksi akan berlangsung hari ini, Selasa, 6 Januari 2026, pukul 16.00 WIB di Depan Kedutaan Besar AS, Jakarta, dengan dresscode putih sebagai simbol perdamaian dan persatuan.
Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, menegaskan bahwa agresi AS terhadap Venezuela adalah bukti nyata brutalitas kebijakan imperialisme yang telah menghancurkan negara, membunuh rakyat, dan merampas sumber daya alam mereka.
“Amerika Serikat telah membunuh lebih dari 20 juta rakyat di 37 negara pasca Perang Dunia II. Selain itu, sejak 1945, AS terlibat langsung atau tidak langsung dalam lebih dari 70 upaya perubahan rezim negara lain. Dari Chile, Guatemala, Kongo, Libya, Irak, Suriah hingga Palestina, jejak kekacauan dan intervensi AS terlihat jelas,” tegas Furqan.
Furqan menegaskan bahwa agresi ini adalah pelanggaran telanjang terhadap kedaulatan negara dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya pasal 1 dan 2 yang menjamin penghormatan terhadap kedaulatan bangsa.
Aksi solidaritas ini juga akan digelar secara serentak di berbagai daerah di seluruh Indonesia. FPN mengajak seluruh warga negara dari berbagai kalangan untuk bersuara secara damai namun tegas, menentang imperialisme dan menunjukkan dukungan moral kepada Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan rakyatnya.
“Saatnya kita bersatu sebagai bangsa untuk menegaskan bahwa Indonesia peduli terhadap kedaulatan negara lain. Panjang umur solidaritas! Panjang umur perlawanan!” seru Furqan.
Masyarakat yang ingin mengikuti aksi dapat menghubungi: Sekjen FPN, Furqan AMC – 0811-200-7788. FPN menghimbau semua peserta untuk membawa spanduk, menjaga ketertiban, dan menyebarkan pesan solidaritas secara damai.
Jurnalis: Romo Kefas


