Saat Anggaran Dikelola Terbuka, Kepercayaan Publik Kota Bekasi Ikut Naik

Spread the love

Saat Anggaran Dikelola Terbuka, Kepercayaan Publik Kota Bekasi Ikut Naik

Kota Bekasi — Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap pemerintahan yang bersih, satu hal menjadi penentu utama: kepercayaan. Dan kepercayaan itu tidak lahir dari slogan, melainkan dari cara pemerintah mengelola uang rakyat. Kota Bekasi kini menunjukkan contoh konkret bagaimana kepercayaan dibangun dari tata kelola anggaran yang terbuka.

Melalui penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025 oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Pemerintah Kota Bekasi meraih predikat “Sangat Baik” dengan skor 90,41. Nilai ini menempatkan Bekasi sebagai salah satu daerah dengan sistem pengadaan paling tertib dan akuntabel.

Namun bagi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, capaian tersebut bukanlah tujuan akhir.

“Yang paling penting bukan nilainya, tapi kepercayaan warga. Kalau pengadaan transparan, masyarakat yakin bahwa uang mereka benar-benar dipakai untuk kepentingan mereka,” ujar Tri.

Tata kelola pengadaan yang rapi menjadi fondasi banyak hal: proyek berjalan tepat waktu, kualitas pembangunan lebih terjaga, dan pelayanan publik tidak tersendat oleh persoalan administratif. Dari perbaikan infrastruktur lingkungan hingga pelayanan dasar, anggaran bekerja lebih efisien karena prosesnya diawasi dan terukur.

Yang membedakan Bekasi adalah konsistensi memperkuat sistem pengadaan berbasis digital dan pengawasan internal. Dengan sistem yang semakin terbuka, ruang penyimpangan dipersempit sejak awal, bukan sekadar ditindak di akhir.

“Kalau sistemnya jelas dan transparan, semua orang bekerja lebih disiplin. Itu yang kami jaga,” tambah Tri.

Ke depan, Pemkot Bekasi memastikan penguatan tata kelola anggaran akan terus berlanjut. Fokusnya bukan semata pada pencapaian administratif, tetapi pada dampak nyata yang dirasakan warga: pembangunan yang cepat, pelayanan yang adil, dan pemerintahan yang bisa dipercaya.

Di tengah dinamika politik dan sorotan publik terhadap penggunaan anggaran, capaian ini menyampaikan pesan tegas: ketika anggaran dikelola dengan benar, kepercayaan publik akan tumbuh dengan sendirinya.

Jurnalis: Romo Kefas


Tinggalkan Balasan